manfaat dan cara membuat lubang biopori

Seperti Inilah Manfaat dan Cara Membuat Lubang Biopori di Rumah

Biopori merupakan salah satu cara sederhana dalam membuat resapan air dengan cara yang lebih mudah. Dengan kata lain, biopori tersebut memiliki fungsi yang hampir sama dengan sumur untuk meresapkan air ke tanah.

Akan tetapi, lubang biopori mempunyai keunikan dalam proses pembuatannya lho. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat pada proses pembuatannya membutuhkan bantuan biota tanah. Pada dasarnya, masih ada sebagian dari masyarakat yang tidak terlalu familiar dengan istilah biopori. Lantas, apa yang dimaksud dengan biopori?

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai pengertian  biopori, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Definisi Biopori

definisi biopori

Seperti yang sudah disebutan pada ulasan diatas tadi, bahwa biopori merupakan lubang resapan untuk menyerap air. Lubang tersebut akan dibuat dengan ukuran tertentu, yakni diameter 10 – 30 cm dengan panjang 30 – 100 cm.

Disamping itu, lubang biopori juga nantinya akan ditutupi oleh sampah organik yang berperan sebagai penyerap air ke tanah agar bisa membuat kompos alami.

Baca Juga : Apa Itu Rooftop? dan Untuk Apa Fungsinya?

Lubang biopori itu sendiri berbentuk lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah, sebagai metode resapan air yang bertujuan untuk mengatasi masalah genangan air. Cara kerja lubang biopori ini akan meningkatkan daya resap air pada tanah, sehingga kedalaman lubangnya harus mencapai 50 – 100 cm.

Manfaat Lubang Biopori Untuk Lingkungan dan Kehidupan Sehari-hari

1. Dapat Mengatasi Banjir

manfaat biopori

Menurut informasi yang dapat, setidaknya akan ada dua hal yang terjadi apabila tidak ada biopori di lingkunganmu. Hal yang pertama adalah tidak adanya tempat pembusukkan, sedangkan hal yang kedua yakni tidak adanya lubang resapan air.

Tentu saja hal tersebut akan sangat mengkhawatirkan, terlebih bagi kamu yang tinggal di daerah rawan banjir. Maka dari itu, rumahmu harus disediakan lubang biopori.

Akan tetapi, hal ini tidak akan dapat dilakukan hanya dengan biopori yang dibuat sendiri di rumah. Itu artinya, kamu juga harus mengajak para tetangga untuk bekerja sama dalam membuat lubang biopori. Sebab semakin banyak lubang biopori yang dibuat, maka akan semakin besar pula daya serap airnya.

Alhasil, lingkunganmu akan terbebas dari masalah banjir.

2. Sebagai Tempat Pembuangan Sampah Organik

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa sampah merupakan masalah universal bagi semua orang. Tak hanya dapat merusak pemandangan, keberadaan sampah ini pun akan memicu berbagai jenis penyakit. Bahkan, penumpukan sampah menjadi salah satu faktor penyebab datangnya masalah banjir.

Selain berfungsi sebagai resapan air, ternyata lubang biopori ini juga bisa difungsikan sebagai tempat pebuangan sampah organik lho.Dengan demikian, kamu bisa memanfaatkan lubang biopori tesebut untuk pembuangan sampah.

3. Dapat Menyuburkan Tanah

Jika sudah dipakai selama 3 bulan, sampah organik yang tersimpan pada lubang biopori tersebut tentunya akan berubah menjadi pupuk kompos. Ya, pupuk kompos tadi merupakan hasil sampah organik yang diurai secara alami oleh biota tanah.

Dengan demikian, kamu bisa memanfaatkan pupuk kompos tersebut untuk menyuburkan tanah pada tanaman di area halaman rumah.

4. Untuk Menambahkan Daya Resap Air di Lingkungan Rumah

manfaat dan cara membuat lubang biopori

Seperti yang sudah disebutkan pada poin pertama tadi, bahwa semakin banyaknya lubang biopori yang tersedia maka akan semakin besar pula daya resap airnya. Tak Cuma itu, kehadiran lubang biopori ini juga akan selalu terawatt oleh keberadaan biota tanah yang turut serta dalam pencegahan banjir secara tidak langsung lho.

Dengan adanya gabungan luas bidang resapan dan keberadaan lubang biopori, tentu saja daya resap airnya juga akan semakin meningkat.

5. Dapat Menyehatkan Kondisi Tanah Berkat Aktivitas Biota Tanah

manfaat dan cara membuat lubang biopori

Perlu kalian ketahui, hewan dan tanaman merupakan makhluk hidup yang turut diuntungkan oleh fungsi lubang biopori, terutama untuk biota tanah dan akar tanaman. Mengapa demikian?

Pasalnya, aktivitas hewan dan akar tanaman akan mendapatkan makanan dari sampah organik sehingga dapat menghasilkan rongga-rongga pada tanah yang nantinya bisa kamu manfaatkan sebagai lubang resapan air.

Berkat pergantian sampah organik pada setiap 3 bulan sekali, maka rongga-rongga tanah tadi akan selalu terawat keberadaanya. Adapun mengenai organisme tanah yang bertugas sebagai pengikat nitrogen dari atmosfer dan detritivora.

Artikel Menarik Lainnya : Definisi Lantai Mulai Dari Fungsi dan Jenis-jenisnya

Menurut informasi yang didapat, pengikatan nitrogen tersebut bertujuan untuk meningkatkan kadar nitrogen agar penggunaan pupuk anorganiknya menjadi berkurang. Dengan berkurangnya penggunaan pupuk anorganik, tentu tanahnya akan semakin sehat dan bunga serta buah yang dihasilkan pun menjadi lebih berkualitas.

6. Untuk Meningkatkan Kawasan Hijau

Manfaat berikutnya dari keberadaan lubang biopori yang harus kalian ketahui, yakni dapat meningkatkan kawasan hijau. Dengan adanya peningkatan pertumbuhan di area lingkungan rumahmu, tentu saja kawasan hijau di lingkunganmu akan semakin bertambah luas.

Cara Membuat Lubang Biopori di Rumah

  • Pertama-tama, kamu harus membuat lubang silindris secara vertical ke dalam tanah dengan diameter 10 cm. Sedangkan untuk kedalamannya harus lebih dari 100 cm, atau tidak sampai melampaui muka air tanah jika airnya dangkal. Adapun jarak antar lubangnya berkisar 50 – 100 cm.
  • Jika sudah demikian, maka mulut lubangnya bisa diperkuat dengan semen selebar 2 – 3 cm serta ketebalan di sekeliling mulut lubang sekitar 2 cm.
  • Setelah itu, barulah isi lubang tersebut dengan sampah organic yang berasal dari sampah dapur, sisa tanaman, dedaunan, ranting, atau pangkasan rumput.
  • Sampah organic tadi harus selalu ditambahkan ke dalam lubang biopori, apabila isinya sudah mulai berkurang dan menyusut akibat proses pelapukan.
  • Untuk tahap berikutnya, kopmpos yang sudah terbentuk dalam lubang biopori bisa diambil pada setiap akhir musim kemarau yang bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan.  

Lokasi yang Tepat Untuk Membuat Lubang Biopori di Rumah

Menurut para ahlinya, yang menyebutkan bahwa lokasi resapan biopori (LBP) yang paling tepat itu ada di area yang airnya secara alami cenderung berkumpul. Maka dari itu, kamu harus membuat lubang biopori di area seperti pembuangan air hujan.

Dengan demikian, maka air hujannya akan terserap oleh halaman rumah.

Sang Penemu Biopori

Tahukah kamu? ternyata pencetus metode lubang biopori ini asli orang Indonesia lho. Ya, sang pencetus lubang biopori tersebut adalah Dr. Kamir Raziudin Brata yang merupakan salah satu peneliti dari IPB, Departemen Ilmu Tanah, sekaligus Simber Daya Lahan pada Fakultas Pertanian.

Beliau telah melakukan penelitiannya mengenai system biopori sejak kuliah di Soil Physics University of Western Australia untuk menyelesaikan studi S2 yang ditekuninya pada tahun 1992 silam lalu.

Pada mulanya, istilah biopori lebih dikenal dengan nama musla vertical atau vertical mulch yang memiliki beragam manfaat untuk lingkungan disekitar.

Demikianlah ulasan singkat mengenai manfaat dan cara membuat lubang biopori di rumah, sehingga bisa kita jadikan sebagai bahan penambah wawasan. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top