tips merawat tanaman hias indoor

Begini Cara Merawat Tanaman Hias Indoor Agar Tidak Mudah Layu

Untuk mendapatkan tingkat kenyamanan dan keindahan dalam sebuah hunian itu tidak melulu seputar furniture maupun dekorasinya saja. Ya, penempatan tanaman hias juga tentunya dapat memperindah tampilan ruangan rumah kita.

Tak hanya sekedar untuk mempercantik tampilan ruangan, ternyata keberadaan tanaman hias pun diklaim memiliki dampak yang bagus untuk kesehatan lho.

Berdasarkan dari hasil penelitian, yang menyebutkan bahwa tanaman hias di dalam ruangan berperan sebagai antipolutan sehingga dapat menjernihkan kualitas udara. Hasilnya, suasana di dalam rumahmu akan tampak lebih segar dan sehat.

Dalam urusan perawatan, tentu saja tanaman hias indoor (dalam ruangan) memiliki perbedaan dengan jenis tanaman hias outdoor (luar ruangan). Jika tidak diberi perawatan dengan tepat, maka jangan harap tanaman hiasmu itu akan berumur panjang.

Lantas, bagaimanakah cara merawat tanaman hias indoor agar tidak mudah layu? Nah, untuk mengetahui tentang cara perawatan tanaman hias indoor, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Tips Merawat Tanaman Hias Indoor

1. Jangan Terlalu Sering Menyiramnya

Jangan Terlalu Sering Menyiramnya

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik. Begitupun dalam urusan merawat tanaman hias indoor, dimana kamu tidak boleh sering menyiraminya. Mengapa demikian?

Pasalnya, kondisi tanah yang selalu disirami oleh air akan terendam sehingga dapat menimbulkan kebusukan pada akarnya. Dengan kata lain, kamu harus menyiramnya ketika kondisi tanah tersebut sudah mulai mengering.

Bukan hanya itu, perhatikan juga waktu yang tepat untuk menyiram tanaman hias indoor. Menurut para ahli tanaman, waktu yang tepat untuk menyiram tanaman hias indoor itu adalah di pagi hari.

2. Harus Mendapatkan Pencahayaan Alami yang Cukup

Harus Mendapatkan Pencahayaan Alami yang Cukup

Sebenarnya ada beberapa jenis tanaman hias indoor yang sanggup bertahan dalam kondisi cahaya minim. Kendati demikian, tetap saja jenis tanaman hias indoor terebut harus mendapatkan asupan cahaya alami yang cukup agar bisa bertahan hidup.

Oleh karena itu, kamu harus memindahkan tanaman hiasnya ke area teras rumah setidaknya dua minggu sekali. Tapi perlu diingat, tanaman hias tersebut tidak boleh ditempatkan di area yang membuatnya bisa terpapar sinar matahari secara langsung ya!

3. Perhatikan Suhu Udara Dalam Ruangan

Perhatikan Suhu Udara Dalam Ruangan

Tanaman hias indoor memang rentan terhadap risiko kekeringan, akibat adanya penurunan suhu dan tingkat kelembapan dalam ruangan. Apalagi jika ditempatkan di ruangan yang ber-AC. Sedari itu, perhatikan suhu udara dalam ruangan dan pastikan kelembapannya berada di suhu 22 – 25 derajat celcius.

Apabila kamu tidak ingin ribet dalam pengaturan suhu ruangan, maka pilihlah jenis tanaman hias indoor yang tahan terhadap kondisi kering,  seperti Sansevieria (Lidah Mertua), Sirih Gading, dan Bonsai Beringin.

Baca Juga : Manfaat Merawat Tanaman Bonsai

4. Lakukan Pemupukan Secara Rutin

Lakukan Pemupukan Secara Rutin

Selain memperhatikan tingkat pencahayaan dan kelembapan suhu ruangan, kamu juga jangan sampai lupa untuk melakukan pemupukan pada tanaman hias indoor tersebut secara rutin. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan asupan nutrisinya, agar ia bisa bertahan hidup dengan baik.

Adapun mengenai jenis nutrisi yang paling tepat untuk tanaman hias indoor, yakni berupa nitrogen yang berperan sebagai penjaga keseimbangan, serta kalium yang berperan untuk memelihara kekuatan batangnya.

Proses pemupukkan itu sendiri lebih baik dilakukan di awal atau tepat saat musim penghujan tiba. Mengapa demikian? Sebab jenis tanaman hias indoor akan lebih aktif di musim penghujan ketimbang di musim kemarau.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu bisa mengkombinasikan antara pupuk alami dengan pupuk buatan.

Artikel Populer Lainnya : 6 Jenis Tanaman Hias Paling Mahal di Dunia

5. Tanaman Hias Harus Dipotong Ketika Daunnya Sudah Memanjang

Tanaman Hias Harus Dipotong Ketika Daunnya Sudah Memanjang

Seperti halnya rambut, yang mana semakin lama akan semakin panjang sehingga harus dipotong agar tampilan kita terlihat lebih rapi. Begitu juga yang terjadi pada tanaman hias, apabila daunnya terlalu tinggi tentu kurang sedap dipandang mata.

Maka dari itu, kamu harus melakukan pemangkasan secara rutin agar tanaman hiasmu terlihat  lebih cantik tidak mengganggu pandangan maupun aktivitasmu. Adapun mengenai bagian tanaman yang harus di potong, yakni pada bagian yang bisa dikontrol pertumbuhannya seperti ranting, daun, dan batang.

Selain berpengaruh pada tampilannya, ternyata kegiatan pemotongan ini juga berpengaruh terhadap kesehatan tanaman hias indoor lho. Ya, terlebih untuk menyingkirkan bagian-bagian daun yang sudah terkena hama agar tidak merembet ke tanaman lainnya.

6. Mengganti Media Tanam

Tips berikutnya yang harus kamu ketahui dalam merawat tanaman hias indoor, yakni mengganti media tanam. Dalam hal ini, disarakan bagi kamu untuk menggunakan media tanam yang banyak mengandung material organic dan mampu mengikat air dengan baik.

Kamu bisa membuat komposisi antara campuran pasir, tanah, dan pupuk dengan perbandingan 1:1:1.

Nah, itulah beberapa tips yang tepat dalam merawat tanaman hias indoor. Selamat mencoba ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top