Kupas Tuntas Seputar Kayu Oak

karakteristik kayu oak

Kayu Oak – Sekilas material kayu memiliki tampilan yang hampir semuanya sama. Ya, entah itu dari segi warna, motif, dan pola seratnya.

Namun jika dilihat lebih detail lagi, maka perbedaan pada setiap jenis kayu akan terlihat.

Bagi Sebagian orang, mungkin nama kayu oak masih terdengar asing. Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan mengupas tuntas seputar kayu oak.

Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Sekilas Tentang Pohon Kayu Oak

Pada dasarnya pertumbuhan pohon kayu oak hanya bisa ditemui dikawasan Afrika Utara, Amerika, Eropa, dan Asia.

Adapun mengenai batang pohon oak yang umumnya dimanfaatkan untuk bidang konstruksi, mebel, dan kerajinan tangan.

Sekilas Tentang Pohon Kayu Oak

Sebenarnya pohon kayu oak tumbuh subur di Kawasan yang beriklim dingin, sehingga membuatnya memiliki tingkat ketahanan yang sangat baik terhadap kelembaban.

Fakta Kayu Oak

  • Usia pohon kayu oak bisa tumbuh hingga mencapai lebih dari 1000 tahun. Namun setelah usianya mencapai 1000 tahun, maka pohon kayu oak akan memperlambat pertumbuhannya kemudian mati dengan sendirinya.
  • Ketinggian pohon kayu oak mampu mencapai 145 kaki, karena pertumbuhannya akan tetap berlangsung hingga mencapai usia 1000 tahun.
  • Berdasarkan dari hasil penelitian, menyebutkan bahwa hanya ada satu biji saja yang bisa tumbuh menjadi tanaman dari 1000 biji yang dihasilkan oleh pohon oak. Itu artinya, pohon kayu oak cukup sulit dibudidayakan sehingga keberadaannya dipasaran sangatlah langka.
  • Setidaknya ada sekitar 600 spesies pohon oak yang tersebar diseluruh dunia. Namun, Sebagian besar spesies tersebut tumbuh subur dikawasan yang beriklim dingin.
  • Pohon kayu oak mulai tumbuh biji Ketika usianya mencapai 50 tahun.
  • Pohon kayu oak diyakini telah ada sejak zaman purba

Karakteristik Kayu Oak

Mengenai tingkat kekerasannya, kayu oak dikategorikan kedalam jenis kayu kelas 2. Sehingga tak heran jika kayu oak tahan terhadap serangan rayap maupun jamur.

Kayu oak juga memiliki pori-pori yang besar, serta tidak termasuk kedalam kategori jenis kayu lunak (soft wood).

Namun, kekurangan dari kayu oak (jenis kayu oak merah) ini adalah tidak tahan terhadap paparan sinar matahari yang ekstrim.

Ketika terpapar sinar matahari, maka kayu oak akan mengalami penyusutan dan membuatnya menjadi bengkok.

baca juga: Karakteristik Kayu Ulin Kalimantan

Itu sebabnya, mengapa kayu oak hanya cocok digunakan untuk kebutuhan interior maupun furniture indoor saja.

Harga kayu oak di Indonesia memang agak mahal. Hal itu bukan tanpa alasan, karena keberadaan kayu oak di negara Indonesia terbilang cukup langka.

Meski dibanderol dengan harga yang agak mahal, namun kayu oak tidak pernah sepi dari pembeli. Adapun dua jenis kayu oak yang tersedia dipasaran seperti berikut:

1. Kayu Oak Merah

Ukuran tinggi pohon kayu oak merah mulai dari 5 meter hingga 35 meter, sedangkan diameter batangnya berkisar 1 hingga 2 meter.

Sesuai dengan julukannya, kayu oak yang satu ini tampil dengan mengusung warna coklat muda kemerah-merahan.

Kayu Oak Merah

Bukan hanya itu, kayu oak merah mempunyai serat kayu berbentuk lurus dan teratur serta teksturnya yang terasa agak kasar.

Namun, kayu oak merah memiliki pori-pori besar sehingga tingkat keawetannya tergolong rendah.

Bukan hanya itu, bahkan kayu oak merah juga tidak terlalu kuat terhadap serangan rayap.

Kendati demikian, keunggulan dari kayu oak merah ini adalah tingkat risiko pemuaiannya yang rendah serta mudah diolah.

Baca juga : Ini Dia 7 Jenis Kayu Tahan Air

2. Kayu Oak Putih

Kayu Oak Putih

Pohon kayu oak putih memiliki ketinggian mulai dari 20 hingga 25 meter, sedangkan ukuran diameter batangnya mencapai 1,2 meter.

Meski Bernama kayu oak putih, sebenarnya kayu tersebut tampil dengan warna coklat muda bahkan ada yang kehijauan.

Kayu oak putih mempunyai serat kayu berbentuk lurus yang beberapa diantaranya terdapat lekukan. Adapun megenai teksturnya yang terasa kasar, serta tahan terhadap serangan jamur dan rayap.

Beragam Produk Dari Kayu Oak

1. Furniture Outdoor & Indoor

Furniture Outdoor & Indoor

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa kayu oak merah dan oak putih memiliki ciri khas tersendiri.

Kayu oak merah tidaklah terlalu tahan terhadap paparan sinar matahari yang membuatnya hanya cocok dijadikan sebagai furniture indoor saja.

Lain halnya dengan jenis kayu oak putih yang tahan terhadap rayap dan matahari, sehingga sangat ideal dijadikan bahan baku untuk kebutuhan furniture outdoor.

2. Aksesoris

aksesoris dari kayu oak

Selain dijadikan furniture indoor & outdoor, kayu oak juga kerap dimanfaatkan untuk dijadikan berbagai macam produk kerajinan tangan.

Ya, hal ini dikarenakan tampilan fisik kayu oak yang memiliki nilai estetik.

3. Lantai Parket

Sudah bukan rahasia lagi bahwa lantai kayu alias parket dapat menonjolkan kesan yang mewah dan natural pada sebuah hunian.

Itu sebabnya, mengapa penggunaan lantai parket kayu hanya berlaku untuk kalangan menengah keatas saja.  

Lantai Parket dari kayu oak

Pasalnya, harga lantai kayu yang memang lebih mahal dibandingkan jenis-jenis material lantai lainnya.

Kayu oak pun menjadi salah satu jenis kayu yang sering dijadikan bahan baku untuk produk lantai parket.

Meski demikian, kebanyakan konsumen cenderung lebih suka menggunakan lantai kayu jati dan merbau karena memang sudah terbukti kuat serta memiliki tampilan yang sangat indah.

Artikel terkait : Harga Lantai Kayu Jati & Merbau

Seperti itulah ulasan singkat mengenai seluk beluk seputar kayu oak, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan penambah wawasan.

Scroll to Top