Panel dinding SPC – Stone Plastic Composite atau yang sering disingkat dengan istilah SPC merupakan material sintetis yang terbuat dari campuran serbuk batu kapur, PVC, dan bahan stabilizer lainnya.
Tak hanya digunakan untuk kebutuhan lantai, material SPC juga kerap diaplikasikan untuk panel dinding.
Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi seputar panel dinding SPC, yuk simak langsung ulasan dibawah ini.
4 Fakta Panel Dinding SPC
1. Tahan Terhadap Air dan Kelembapan

Tak seperti material kayu solid, panel dinding SPC memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap air maupun kelembapan.
Sehingga ia tidak akan mudah mengembang, melengkung, atau lapuk saat terpapar udara lembab dalam jangka panjang.
Tentunya Panel Dinding SPC cocok dipasang di berbagai ruangan, mulai dari ruang tamu, ruang keluarga, ruang kerja, kamar tidur, hingga dapur.
Dengan menggunakan panel SPC, maka tampilan dinding interior yang tadinya biasa-biasa saja akan terlihat lebih elegan dan menarik.
Baca juga: Ingin Gunakan Lantai SPC? Ketahui Dulu Kelebihan dan Kekurangannya
2. Tidak Cocok Untuk Outdoor
Meski memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap air dan kelembapan, faktanya panel SPC tidak cocok digunakan untuk dinding outdoor.

Alasan pertama, panel SPC kurang tahan terhadap paparan sinar matahari secara langsung dalam jangka panjang.
Ya, sebab paparan sinar matahari secara menerus bisa membuat warna panelnya memudar, serta lapisan permukaannya mengalami penurunan kualitas.
Disisi lain, area outdoor yang kerap mengalami perubahan suhu ekstrim bisa mempengaruhi stabilitas sambungan panel.
Itu sebabnya, mengapa panel SPC hanya cocok digunakan untuk kebutuhan dinding indoor saja.
Baca juga: Beragam Jenis Wall Panel 3D Terbaik
3. Menyediakan Varian Motif dan Warna
Melalui teknologi printing yang semakin canggih memungkinkan permukaan panel SPC dibuat dengan motif menyerupai kayu, batu alam, marmer, beton ekspos, dan masih banyak lagi.

Namun, motif kayu merupakan salah satu yang paling banyak diminati karena dapat menyuguhkan kesan kehangatan dan natural tanpa harus diberi perawatan yang serumit kayu solid.
Tak hanya motif kayu, motif marmer juga cukup populer karena identik dengan kesan mewah dan elegan, sehingga cocok diaplikasikan pada ruang tamu, lobi hotel, maupun bangunan komersil lainnya.
Dengan adanya varian warna dan motif, tentunya bisa anda pilih sesuai konsep interior seperti minimalis, klasik, modern, industrial, Scandinavian, dan sebagainya.
4. Perawatan yang Relatif Mudah
Soal perawatan, panel dinding SPC memang lebih mudah jika dibandingkan dengan panel kayu solid.
Saat terkena debu atau kotoran, panel SPC hanya perlu dibersihkan dengan menggunakan kemoceng, kain lap, atau kain microfiber yang dibasahi dengan sedikit air.

Ya, sebab permukaan panel SPC sudah dilengkapi dengan lapisan pelindung, sehingga kotoran maupun noda yang menempel jadi lebih mudah dibersihkan.
Disisi lain, panel dinding SPC juga tidak membutuhkan pengecatan ulang karena warna dan motif panelnya sudah menyatu pada lapisan dekoratif.
Bahkan, panel SPC memiliki sifat yang tidak mudah menyerap air, sehingga membuatnya minim akan risiko lembap, melengkung, atau lapuk.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai berbagai fakta seputar panel dinding SPC. Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan panel SPC?
