Fungsi Wall Panel – Berbicara soal cara mempercantik tampilan dinding rumah, pastinya pikiran kita akan langsung tertuju pada penggunaan cat dan wallpaper bukan?
Hal itu memang benar adanya, dimana sebagian besar masyarakat kerap menggunakan cat atau wallpaper untuk memperbarui tampilan dinding rumah.
Selain dengan dua cara tersebut, ternyata masih ada lagi produk aksesoris lainnya yang juga dapat kita gunakan untuk mendekorasi dinding rumah, yakni berupa wall panel.
Menurut para ahli bangunan, menyebutkan bahwa penggunaan wall panel memiliki beragam keunggulan yang tidak dimiliki oleh cat maupun wallpaper lho.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi seputar seluk beluk wall panel, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.
Apa Itu Wall Panel?

Sebenarnya Wall Panel ini adalah material berupa lembaran papan yang mengusung motif dan struktur tertentu.
Pada umumnya, Wall Panel berbentuk 3D sering diaplikasikan karena dapat membuat area dinding tampak lebih bervolume.
Adapun mengenai ukuran tebal Wall Panel yang sangat bervariasi, mulai dari 8 mm hingga 15 mm.
Bahkan, kita juga bisa memesan secara custom agar mendapat Wall Panel dinding dengan ketebalan yang mencapai 18 mm.
Baca Juga : Apa Fungsi Skirting Plint Untuk Kebutuhan Interior Rumah?
Wall Panel ideal diaplikasikan pada semua desain rumah, entah itu berupa minimalis, modern, industrial, hingga Scandinavian.
Tak cuma itu, tersedia pula beragam motif Wall Panel yang tentu saja bisa kita pilih sesuai selera.
Tak hanya menyediakan motif yang bervariasi, ternyata material Wall Panel juga terdiri dari beberapa jenis yang berbeda.
Tentu saja pada masing-masing material Wall Panel tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda-beda.
Jenis-jenis Material Wall Panel
1. Wall Panel Kayu

Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sampai saat ini kayu masih menjadi salah satu jenis material yang paling banyak diandalkan dalam bidang konstruksi.
Hal itu bukan tanpa sebab, mengingat kayu memiliki sifat yang fleksibel dan mudah diolah.
Sehingga tak heran jika kayu bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi, termasuk wall panel dinding.
Wall Panel Kayu ini memiliki berbagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh jenis material lainnya.
Dengan menggunakan wall panel berbahan kayu, tentu saja tampilan interior rumahmu akan tampak lebih mewah, elegan, namun masih tetap natural.
Akan tetapi, tidak semua tipe kayu itu cocok dijadikan sebagai bahan baku untuk wall panel dinding lho.
Pasalnya, kayu tersebut harus mempunyai tingkat keindahan dan tingkat kekerasan yang mumpuni.
Baca Juga : Ingin Hadirkan Parquet Dinding? Kenali Jenis Parket Ini Dulu
2. Wall Panel Fiber Plant

Ingin mempecantik dinding rumah, tapi modalnya minim? Tenang saja, hal itu bisa disiasati dengan menggunakan Wall Panel Fiber Plant.
Meski menawarkan harga murah, bukan berarti juga bahwa kualitas yang dimilikinya itu murahan lho!
Disamping menawarkan harga yang murah, wall panel berbahan fiber plant ini juga sudah terbukti ramah lingkungan karena mudah di daur ulang.
Dengan menggunakan Wall Panel Fiber Plant, maka jangan heran jika tampilan ruangan interior rumahmu akan terkesan lebih modern dan stylish.
Adapun mengenai berbagai penempatan Wall Panel Fiber Plant yang bisa kamu aplikasikan, mulai dari ruang tengah, kamar tidur, dapur, dan lain sebagainya.
3. Wall Panel MDF

Material MDF ini merupakan alternative terbaik sebagai pengganti bahan kayu asli.
Ya, meski bahan dasarnya adalah kayu olahan, namun wall panel MDF ini memiliki tampilan yang menyerupai kayu asli lho.
Istilah MDF itu sendiri merupakan singkatan dari Medium Density Fiberboard, dimana ia sejenis kayu olahan atau kayu sintetis yang sudah diberi lapisan melamin.
Selain tersedia kedalam motif kayu, Wall Panel MDF juga menyediakan berbagai motif menarik lainnya seperti keramik, granit, dan sebagainya.
Wall Panel MDF pun bisa kamu aplikasikan di area mana saja, mulai dari ruang tamu, ruang keluarga, interior dapur, hingga toilet.
Artikel Terkait : Ketahui Perbedaan LDF, MDF, HDF Pada Serbuk Kayu
4. Wall Panel Gypsum

Pada umumnya material gypsum kerap diaplikasikan untuk kebutuhan plafon rumah. Buktinya, material yang satu ini bisa juga dijadikan sebagai wall panel dinding lho.
Material Gypsum itu sendiri terbuat dari bahan kertas yang dilumatkan sampai halus, lalu akan dipadatkan lagi menggunakan campuran bahan kimia lainnya hingga berbentuk lembaran papan.
Dikarenakan bahannya terdiri dari campuran kertas, maka tak heran jika Wall Panel Gypsum ini memiliki bobot yang jauh lebih ringan.
Tentu saja hal tersebut dapat memudahkan proses pemasangan Wall Panel Gypsum.
Meski berbobot ringan, namun tingkat kekuatan pada Wall Panel Gypsum ini terbilang cukup baik dan mudah dibersihkan.
Tak hanya itu, Wall Panel Gypsum juga memiliki kemampuan yang dapat meredam akustik dengan sangat baik.
Akan tetapi, terdapat beberapa kekurangan dari Wall Panel Gypsum yang harus kamu ketahui.
Kekurangan pertama, Wall Panel Gypsum ini tidak tahan terhadap air sehingga jangan diaplikasikan di ruangan yang lembap seperti dapur dan kamar mandi.
Selain itu, Wall Panel Gypsum juga tidak terlalu tahan terhadap benturan keras.
5. Wall Panel GRC

Sekilas material GRC ini memang terlihat seperti gypsum.
Padahal, antara GRC dengan gypsum itu merupakan material yang berbeda jenis lho. Dari segi kekuatan, tentu saja material GRC ini jauh lebih kuat.
Ha itu bukan tanpa alasan, karena bahan yang digunakannya terbuat dari campuran beton dan serat kaca.
Sehingga tak heran jika Wall Panel GRC sudah terbukti keawetannya. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, Wall Panel GRC tidak mudah terbakar maupun meledak saat terkena panas.
Masih belum habis, Wall Panel GRC juga memiliki kemampuan yang bisa menyerap energi panas dan meredam suara berisik.
Dan yang pasti, penggunaan Wall Panel GRC ini akan meningkatkan nilai estetika pada interior rumah.
Artikel Terkait : Yuk, Kita Intip Harga GRC Board yang Terbarunya
6. Wall Panel Beton Konkret

Jenis material terbaik wall panel berikutnya yang paling recommended, yakni berupa Beton Konkret. Tentu saja tingkat kekuatan dari Wall Panel Beton Konkret ini sudah tidak perlu diragukan lagi.
Pasalnya ia tahan terhadap perubahan cuaca ekstrim, serta tidak akan mengalami pemuaian maupun penyusutan.
Sehingga Wall Panel Beton Konkret ini bisa digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama. Pada umumnya, wall panel beton konkret ini lebih ideal digunakan untuk area outdoor.
Pasalnya, ia memiliki tekstur yang lebih kokoh dan kuat sehingga cocok dijadikan sebagai media pelindung di area outdoor.
Meski memiliki tingkat kekuatan dan keawetan yang sangat mumpuni, ternyata biaya operasional untuk membuat Wall Panel Beton Konkret ini tergolong lebih murah ketimbang jenis material wall panel dinding diatas tadi.
7. Wall Panel WPC
WPC atau Wood Plastic Composite merupakan gabungan antara bahan plastik dengan serbuk kayu, dimana Kedua bahan tersebut diproses dengan cara dilebur, sehingga bentuknya tampak seperti papan atau lembaran yang kokoh dan kuat.

Walaupun materialnya berupa kayu sintetis, ternyata wall panel WPC memiliki tingkat keindahan yang tidak kalah dengan kayu asli.
Tak hanya itu, bahkan material WPC juga bisa digunakan untuk area indoor maupun outdoor. Pasalnya, wall panel WPC sudah terbukti tahan terhadap faktor cuaca, tahan serangan rayap, anti korosi, dan tidak menghantarkan panas api.
Harga wall panel WPC dipasaran memang cukup bervariasi, karena akan dibedakan yang berdasarkan ukuran dan merknya.
Baca Selengkapnya: Harga Wall Panel WPC Per Batang
Demikianlah ulasan singkat mengenai fungsi wall panel beserta jenis-jenis terbaiknya, yang mungkin saja kamu juga tertarik untuk menggunakannya.

