Pagar BRC – Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa pagar merupakan salah satu elemen yang dapat mempercantik tampilan eksterior rumah.
Tak hanya mempercantik, bahkan penggunaan pagar juga menjadi pembatas antar satu lahan ke lahan yang lainnya.
Lebih dari itu, penggunaan pagar pun dapat meningkatkan rasa aman agar terhindar dari hal-hal yang sifatnya mengancam.
Perlu diketahui, tingkat keindahan dan kenyamanan pagar tergantung pada jenis material yang digunakan. Ya, sebab masing-masing jenis material pagar memliki karakteristik yang berbeda-beda.
Seperti halnya pagar BRC dengan ciri khasnya tersendiri. Lantas, seperti apakah pagar BRC itu?
Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.
Mengenal Pagar BRC
Istilah BRC itu sendiri merupakan singkatan dari British Reinforced Concrete, atau sering juga disebut dengan nama pagar roll top.
Pada dasarnya, pagar BRC masih sejenis pagar wire mesh khusus yang dilas dengan bentuk segitiga gulung pada bagian atas dan bawahnya.

Jenis pagar BRC memang sudah bukan hal yang asing lagi dalam bidang konstruksi bangunan. Adapun mengenai salah satu keunikan dari pagar BRC terdapat pada lengkungan di bagian atas dan bawah, sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan yang maksimal.
Berbicara soal materialnya, pagar BRC terbuat dari stainless steel atau baja ringan. Seiring dengan perkembangan zaman, kini pagar BRC hadir dengan warna tertentu agar tampilannya tidak terlalu monoton.
Pagar BRC memiliki tekstur yang cukup keras, sehingga dapat mengoptimalkan tingkat keamanan. Pagar ini kerap digunakan untuk berbagai fasilitas, mulai dari sekolahan, taman bermain anak, lapangan olahraga, perkantoran, hingga perumahan.
Baca juga: 3D Wall Panel PVC yang Menawarkan Keindahan Dengan Harga Murah
Jenis-jenis Pagar BRC
Menurut informasi yang didapat, umumnya pagar BRC terdiri kedalam dua jenis yang berbeda. Adapun mengenai dua jenis pagar BRC yang akan dibahas seperti berikut:
1. Hot Dip
Pagar BRC jenis Hot Dip ini dibuat melalui proses pencelupan besi baja u-50 yang akan diproduksi ke dalam lapisan galvanis.
Melalui proses tersebut, maka pagarnya memiliki tingkat ketahanan yang mumpuni karena telah diberi lapisan coating untuk melindunginya dari faktor cuaca.

Akan tetapi, salah satu kekurangan dari proses ini adalah tidak semua permukaan pagarnya terlapisi secara merata.
Bahkan, terkadang masih ada beberapa bagiannya yang bertekstur kasar dan bergelombang. Nah, kondisi inilah yang menjadi penentu terhadap kualias pagar BRC Hot Dip.
Semakin halus permukaan pagarnya, maka akan semakin bagus pula kualitas yang dimilikinya. Pagar BRC jenis Hot Dip terdiri dari berbagai macam ukuran, mulai dari diameter 5 mm hingga 8 mm, sementara ukuran tinggi panelnya berkisar 90 cm hingga 240 cm.
2. Electroplating
Perbedaan hot dip dengan Electroplating terdapat pada proses akhir. Apabila pembuatan hot dip diproses melalui cara pencelupan, maka pagar BRC Electroplating akan menggunakan tenaga listrik dan zat elektrokimia.

Melalui proses yang satu ini, maka kandungan besi maupun zinc yang ada didalam zat elektrokimianya dapat menempel pada permukaan besi u-50.
Namun, kekurangan dari pagar Electroplating ini adalah lapisannya yang lebih tipis. Kendati demikian, pagar BRC Electroplating memiliki tekstur yang jauh lebih halus ketimbang hot dip.
Tak hanya unggul dari segi tekstur, pagar BRC Electroplating juga memiliki tampilan yang lebih elegan dan mengkilap dibanding pagar BRC hot dip.
Berapakah Harga Pagar BRC?

Pada dasarnya, harga pagar BRC yang tersedia dipasaran akan dibedakan berdasarkan jenis serta ukurannya. Semakin panjang ukurannya, maka akan semakin mahal pula harga yang ditawarkannya.
| Jenis Produk | Ukuran | Harga |
| Electroplating Galvanized | 90 cm x 240 cm | Rp 300 ribu |
| Electroplating Galvanized | 120 cm x 240 cm | Rp 360 ribu |
| Electroplating Galvanized | 150 cm x 240 cm | Rp 540 ribu |
| Electroplating Galvanized | 175 cm x 240 cm | Rp 600 ribu |
| Electroplating Galvanized | 190 cm x 240 cm | Rp 620 ribu |
| Hot Dip Galvanized | 90 cm x 240 cm | Rp 370 ribu |
| Hot Dip Galvanized | 120 cm x 240 cm | Rp 480 ribu |
| Hot Dip Galvanized | 150 cm x 240 cm | Rp 710 ribu |
| Hot Dip Galvanized | 175 cm x 240 cm | Rp 780 ribu |
| Hot Dip Galvanized | 190 cm x 240 cm | Rp 800 ribu |
Baca juga: Informasi Harga Pagar Besi di Bandung Terbaru & Terlengkap
Keunggulan Pagar BRC:
- Kuat dan tahan lama
- Tahan terhadap karat
- Mudah dipasang dan berbobot ringan
- Memiliki tampilan yang lebih ringkas
- Harganya yang relatif murah
Kekurangan Pagar BRC:
- Tampilan desainnya yang monoton
- Sifatnya yang transparan
- Ketinggalan zaman
Kesimpulan:
Kabarnya, jenis pagar BRC hot dip memiliki sifat yang tahan terhadap karat sehingga membuatnya mampu bertahan selama 10 tahun.
Lain halnya dengan pagar BRC electroplating, yang mana ketahanannya terhadap karat hanya mampu mencapai 2 tahun saja.
Meski demikian, kedua jenis pagar BRC tersebut sama-sama mudah diaplikasikan bahkan oleh orang awam sekalipun lho.
Itu dia penjelasan singkat mengenai seluk beluk seputar pagar BRC. Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk menggunakan pagar BRC?
