Kelebihan furniture rotan – Selain kayu, rotan juga merupakan salah satu material alami yang selalu diandalkan untuk membuat berbagai macam furniture, seperti meja, kursi, rak, lemari, dan lain sebagainya.
Bahkan yang lebih hebatnya lagi, ternyata furniture rotan buatan Indonesia mampu menembus pasar internasional lho. Hal itu pun menjadi bukti bahwa furniture berbahan rotan memiliki kualitas yang tak bisa dianggap remeh.
Tak hanya itu saja, masih ada lagi beberapa kelebihan lainnya dari furniture yang berbahan kayu rotan.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai kelebihan furniture yang berbahan rotan, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.
8 Kelebihan Furniture Rotan
1. Memiliki Bobot yang Ringan

Kelebihan pertama dari furniture yang berbahan rotan, yakni mempunyai bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan kayu maupun material lainnya.
Tentu saja bobotnya yang lebih ringan ini dapat memudahkan kita saat hendak mengangkat atau memindahkan furniture rotan tersebut dari satu tempat ke tempat lainnya.
Baca juga: Mengenal Model & Jenis Kitchen Set
2. Memiliki Daya Tahan yang Cukup Bagus

Meskipun berbobot ringan, ternyata daya tahan pada furniture yang berbahan rotan ini terbilang cukup bagus lho.
Itu sebabnya, mengapa rotan sangat ideal dijadikan sebagai bahan dasar untuk pembuatan sofa maupun tempat tidur. Dengan kata lain, furniture bisa kamu gunakan dalam jangka waktu yang lama.
3. Harga yang Relatif Murah
Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa harga menjadi salah satu hal yang kerap dijadikan sebagai bahan pertimbangan saat akan membeli sebuah furniture.

Pasalnya, sebagian besar konsumen tentunya lebih suka memilih produk furniture yang menawarkan harga murah namun berkualitas.
Berbicara soal furniture yang harganya murah, maka furniture yang berbahan rotan ini merupakan pilihan paling tepat. Kendati menawarkan harga yang lebih murah, ternyata kualitas yang dimilikinya tidaklah murahan.
4. Mempunyai Tekstur Lentur dan Mudah Dibentuk

Kelebihan berikutnya dari furniture rotan yang harus kamu ketahui, yakni memiliki tekstur lentur. Nah, karena hal inilah yang membuat para pengrajin rotan bisa lebih leluasa lagi dalam melakukan kreasinya secara maksimal.
Berbeda dengan karakteristik material kayu yang cenderung kaku, sehingga bahan rotan lebih fleksibel ketika diolah dan dibentuk yang sesuai keinginan.
5. Awet dan Tahan Lama

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi bahwa furniture berbahan rotan memiliki daya tahan yang cukup bagus.
Namun yang menjadi pertanyaannya, seberapa tahan lamakah furniture rotan? Menurut informasi yang didapat, furniture berbahan rotan mampu bertahan hingga puluhan tahun lamanya lho.
Artikel menarik Lainnya: Mengenal Macam-macam Jenis Sofa
6. Tidak Membutuhkan Perawatan Khusus
Sudah bukan rahasia lagi, bahwa rasa malas kerap menghampiri kita untuk melakukan perawatan secara berkala terhadap furniture tertentu. Apabila kamu tidak ingin dibuat repot dengan proses perawatan, maka furniture yang berbahan rotan ini adalah jawabannya.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena furniture yang berbahan rotan tidan membutuhkan perawatan khusus. Dalam hal ini, kamu hanya perlu menggunakan kuas saja untuk membersihkan debu di sela-selanya secara rutin.
Selain itu, usahakan agar furniture rotan tidak langsung terpapar oleh sinar matahari. Mengapa demikian?
Pasalnya, furniture rotan yang terlalu sering terkena paparan sinar matahari secara langsung akan membuat strukturnya semakin melemah.
7. Dapat Menghadirkan Kesan Natural
Siapa bilang bahwa menciptakan kesan natural dalam sebuah hunian itu sulit dilakukan? Nyatanya, kamu hanya perlu menggunakan beberapa jenis furniture yang berbahan rotan saja untuk menghadirkan kesan natural.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena furniture rotan tampil dengan warna alami. Sehingga penggunaan furniture rotan sangat ideal dipadukan dengan interior yang bergaya rustic maupun etnic clasic.
Agar tampilannya lebih sempurna, sebaiknya kamu menggunakan furniture rotan yang warnanya serasi dengan interior rumah.
Baca Juga: Deretan Jenis-jenis Kayu Paling Bagus Untuk Furniture
8. Dapat di Variasikan Dengan Beragam Warna

Kelebihan berikutnya dari furniture rotan yang akan dibahas, yakni bisa di variasikan dengan beragam warna. Ya, mulai dari warna gelap, warna netral, hingga warna terang pun sangat cocok dipadukan dengan furniture berbahan rotan.
Mengenal Sifat dan Jenis-jenis Kayu Rotan
Rotan mempunyai sifat yang cukup berbeda dengan material kayu dan akar. Adapun mengenai sifatnya yang meliputi anatomi, sifat kimia, sifat struktur, sifat fisik, sifat mekanis, hingga sifat keawetan.
Terdapat cukup banyak jenis rotan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Menurut kabar yang beredar, setidaknya ada sekitar 350 jenis rotan yang tumbuh subur di kawasan hutan Indonesia.
Sesuai dengan peraturan Pemerintah no. 7 tahun 1999 dan evaluasi yang dilakukan oleh Budiharta dan Kalima 2015, setidaknya ada 21 jenis rotan di Indonesia yang keberadaannya mulai terancam punah seperti berikut:
- C. cillaris
- C. melanoloma
- C. spectabilis
- C. impaar
- C. hispidulus
- C. karuensis
- C. monticola
- Daemonorops acamptostaachys
- Ceratolobus pseudoconcolor
- C. pygmaeus
- C. pandanosmus
- C. minahasae
- C. kjelbergii
- C. robinsoniarus
- Plectocomiopsis borneensis
- P. pygmaea
- P. lorzingii
- Plectocomia junghunii
- Korthalsia junghunii.
Ciri-ciri Panen Rotan
Rotan yang telah siap panen biasanya akan menunjukan berbagai tanda khusus, seperti warna batangnya yang menguning, daun berguguran, duri berwarna hitam atau kuning kehitaman, hingga bagian pelepahnya yang sudah melepas dari batang.
Pemanenan kayu rotan juga tergolong cukup sulit, sehingga dibutuhkan keahlian memanjat pohon-pohon berukuran tinggi dan besar yang menjadi tempat merambatnya.
Bukan hanya itu, umumnya rotan akan tumbuh saling berjalin dari satu pohon ke pohon lainnya dan semakin menambah tingkat kesulitan dalam pengambilannya.
Adapun mengenai cara pemanenan rotan yang dilakukan dengan cara menarik batangnya ke bawah, membersihkan pelepah berduri, daun, hingga cambuknya untuk medapatkan batang rotan yang benar-benar mulus.
Akan tetapi, cara tersebut dapat meningkatkan risiko tercabutnya akar rotan yang membuatnya tidak bisa tumbuh lagi alias mati. Oleh karena itu, pemanenan hanya akan dilakukan pada bagian batang rotan yang sudah berumur tua saja.
Untuk rotan yang tumbuh tunggal, biasanya pemanenan akan dilakukan ketika usianya sudah mencapai 20 hngga 30 tahun. Lain halnya dengan rotan yang berumpun, dimana pemanenan akan dilakukan pada usia 10 hingga 15 tahunan dengan jarak panen berkisar 2-4 tahun.
Demikianlah ulasan singkat mengenai berbagai kelebihan dari furniture rotan beserta seluk beluknya.
Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk menggunakan furniture yang berbahan rotan?
