Yuk, Berkenalan Dengan Jenis-jenis Lem Kayu Beserta Spesifikasinya

jenis lem kayu

Jenis lem kayu – Tak berbeda jauh dengan produk lem pada umumnya, lem kayu juga berfungsi sebagai media perekat untuk merekatkan material kayu.

Akan tetapi, penggunaan lem kayu hanya sebatas untuk konstruksi skala ringan saja. Ya, seperti kerajinan dari kayu, aksesoris, hingga perabotan yang berbahan kayu.

Ada berbagai jenis lem kayu yang tersedia dipasaran, dimana masing-masing jenisnya memiliki karakteristik tersendiri. Nah, bagi kamu yang ingin tahu seputar jenis-jenis lem kayu, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

6 Jenis Lem Kayu Paling Umum

1. Lem Epoxy

Salah satu keunggulan dari Lem Epoxy ini adalah kemampuannya yang tahan teradap suhu tinggi, sehingga sangat ideal digunakan untuk merekatkan material kayu. Tak hanya kayu, bahkan lem tersebut juga bisa kamu gunakan untuk merekatkan keramik, besi, dan material lainnya.

lem epoxy

Menurut informasi yang didapat, komposisi Lem Epoxy terdiri dari dua kandungan yang berupa resin dan pengeras. Sehingga tak heran jika Lem Epoxy memiliki tekstur yang keras dan tahan terhadap air maupun bahan kimia lainnya.

Namun, kamu harus berhati-hati saat hendak mencampurkan Lem Epoxy dengan zat kimia lainnya. Pasalnya, Lem Epoxy ini akan langsung menunjukan reaksi pengeringan dengan cepat dan maksimal.

Artikel serupa: Mengenal Fungsi Epoxy Lantai Berdasarkan Jenisnya

2. Lem Polyurethane (PU)

Lem Polyurethane (PU)

Lagi nyari jenis lem kayu yang bisa digunakan untuk kebutuhan furniture indoor dan outdoor? Jika iya, maka Lem Polyurethane ini adalah jawabannya.

Sebelum menggunakan Lem Polyurethane, maka kamu harus membasahi dulu permukaan material kayunya, kemudian lap dengan menggunakan kain hingga kering. Hal tersebut bertujuan untuk membersihkan kotoran atau partikel yang masih menempel pada material kayu.

Jika sudah bersih, silahkan lem material kayu yang hendak direkatkan, lalu tempelkan kedua sisinya. Setelah itu, kamu hanya tinggal mendiamkannya semalaman agar lem bisa mengering dengan sempurna.

3. Lem Aica Aibon

Lem Aica Aibon ini bisa dibilang sebagai jenis lem yang bersifat multifungsi. Pasalnya, lem ini bisa digunakan untuk merekatkan berbagai material, seperti kayu, besi, melamin, beton, logam, dan lain sebagainya.

Lem Aica Aibon

Hal itu bukan tanpa alasan, karena Lem Aica Aibon terbuat dari bahan pelarut organik dan karet sintetis sehingga teksturnya cukup elastis. Meski bertekstur elastis, namun Lem Aica Aibon memiliki daya rekat dan daya tahan yang sangat baik lho.

Cara penggunaanya pun cukup mudah, yang mana kamu hanya perlu membersihkan permukaan material kayu, lalu oleskan dan ratakan lem pada permukaan kayu yang akan direkatkan. Tunggu sampai lem mengering, kemudian sambungkan dua sisi material kayu yang sudah dilem tadi.

Baca juga: Mengulas Jenis Ukuran Amplas Beserta Masing-masing Fungsinya

4. Lem Putih PVAc

Jenis lem yang satu ini memang cocok digunakan untuk kebutuhan furniture indoor maupun outdoor. Ya, sebab Lem Putih PVAc memiliki sifat yang lentur sehingga membuatnya bisa disesuaikan dengan berbagai kondisi cuaca.

Lem Putih PVAc

Bukan hanya itu saja, bahkan Lem Putih PVAc juga tidak akan meninggalkan bekas setelah proses perekatan materialnya selesai. Pasalnya, ketika sudah mengering maka warna lemnya akan berubah menjadi bening.

Akan tetapi, terdapat satu kekurangan dari Lem Putih PVAc yang harus kamu ketahui. Adapun kekurangan dari Lem Putih PVAc, yakni proses pengeringannya yang terbilang lama. Oleh karena itu, perekatan material kayu dengan Lem Putih PVAc ini tidak bisa diburu-buru.

5. Lem Cyanoacrylate Adhesive

Lem Cyanoacrylate Adhesive tampil dalam bentuk cairan bening. Namun, lem ini akan meninggalkan bekas dengan warna gelap yang bisa menyesuaikan tingkat residu dari bahan yang direkatkan.

Lem Cyanoacrylate Adhesive

Pada umumnya, Lem Cyanoacrylate Adhesive digunakan untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan ringan terhadap material kayu. Ya, contohnya seperti keretakan kecil atau di bagian ujung material kayunya terdapat sedikit kerusakan.

Salah satu keunggulan dari Lem Cyanoacrylate Adhesive ini adalah proses pengeringannya yang sangat cepat, sehingga ideal digunakan bagi kamu yang tidak memiliki banyak waktu. Dibalik keunggulannya, ternyata lem Lem Cyanoacrylate Adhesive juga memiliki kelemahan yang menarik untuk dibahas.

Kabarnya, tekstur pada lem Cyanoacrylate Adhesive ini tidak terlalu kuat sehingga membuatnya mudah patah. Bukan hanya itu, bahkan lem tersebut bisa meresap ke dalam pori-pori kayu yang menjadikannya tidak cocok digunakan untuk mengisi gap pada sambungan kayu.

Baca selengkapnya: Apa Itu Sambungan Kayu? dan Untuk Apa Fungsinya?

6. Lem Dextone Epoxy Adhesives

Jenis lem kayu berikutnya yang akan dibahas, yakni bernama Dextone Epoxy Adhesives. Komposisinya memiliki dua kandungan yang menjadi bahan utama, yaitu resin dan hardener.

Lem Dextone Epoxy Adhesives

Nah, kedua kandungan tersebutlah yang nantinya bisa mengasilkan perekat dengan tingkat kekuatan dan ketahanan yang sangat baik. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, lem Dextone Epoxy Adhesives ini sudah terbukti tahan terhadap suhu yang tinggi lho.

Selain digunakan untuk material kayu, lem Dextone Epoxy Adhesives juga bisa kamu gunakan untuk merekatkan besi, keramik, baja, dan lain sebagainya. Sebelum menggunakan lem tersebut, pastikan permukaan material yang akan diolesi lemnya harus dibasahi dulu dengan air.

Itu dia beberapa jenis lem kayu yang paling umum digunakan, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan referens saat hendak membelinya dipasaran.

Scroll to Top