dampak kolam renang yang licin

Lantai Kolam Renang Licin…! Inilah Dampak yang Harus Diwaspadai

Bagi kebanyakan orang, kegiatan berenang itu merupakan salah satu sarana hiburan yang sangat menyenangkan. Namun, ada sebagian dari mereka yang menjadikan berenang itu sebagai kegiatan olahraga.

Ya, selain menyenangkan, kegiatan berenang juga memang memiliki khasiat untuk kesehatan, terlebih untuk melatih kekuatan otot-otot tubuh. Namun, kegiatan berenang juga tidak melulu seputar kesenangan saja.

Pasalnya, terdapat beberapa risiko yang dapat mencederai atau bahkan membahayakan nyawa kita lho! Salah satunya seperti jatuh akibat terpeleset di pinggiran lantai kolam renang yang licin. Menurut para ahli tulang, setiap posisi terjatuh itu bisa menimbulkan dampak atau gejala yang berbeda-beda.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai bahaya terjatuh pada posisi tertentu, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Bahaya Jatuh Pada Posisi Terlentang

Bahaya Jatuh Pada Posisi Terlentang

Kebanyakan yang jatuh dalam posisi terlentang di pinggiran kolam renang ini sering dialami oleh anak-anak. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat pergerakan mereka yang begitu aktif saat dihadapkan pada wahana-wahana air seperti kolam renang.

Baca Juga : Tips Membuat Rumah yang Nyaman dan Ramah Untuk Anak

Mereka kerap berlarian di area pinggiran kolam renang tanpa menyadari kondisi lantainya yang licin. Adapun mengenai berbagai dampak akibat terjatuh dalam posisi terlentang seperti berikut :

  • Jatuh terlentang bisa menyebabkan pendarahan akibat adanya benturan keras. Selain pendarahan, kondisi jatuh terlentang juga dapat menyebabkan luka di area luar. Masalah akan lebih serius lagi, apabila kondisi pendarahan terjadi di dalam tubuh. Saat terjadi pendarahan di dalam tubuh, maka akan muncul bengkak, lebam, biru pada area tubuh yang terjatuh.
  • Seseorang yang terjatuh dan mengalami benturan keras di kepalanya, maka ada peluang akan terjadi masalah gegar otak. Dampak gegar otak pada orang dewasa biasanya akan terjadi amnesia (hilang ingatan), gangguan pada fungsi kognitif, hingga menurunnya konsentrasi dan fokus.

Bahaya Jatuh Pada Posisi Tengkurap

Bahaya Jatuh Pada Posisi Terlentang

Selain dapat mencederai, ternyata tak jarang jatuh pada posisi tengkurap ini bisa berakhir dengan kematian! Seseorang yang jatuh dalam posisi tengkurap harus segera di beri pertolongan, apabila ia mengalami beragam gejala seperti berikut :

  • Kejang-kejang dan pendarahan yang tidak berhenti setelah di tekan
  • Bernafas tapi tubuhnya tidak respontif (pingsan)
  • Terjadi pergerakan mata yang tidak biasa atau perubahan pupil (ini tanda-tanda gegar otak)
  • keluar darah di area telinga dan mata.

Bahaya Jatuh Pada Posisi Terduduk

bahaya jatuh terduduk

Perlu kalian ketahui, tulang ekor manusia itu ada di ujung bawah tulang belakang yang pada umumnya sudah terlindungi dengan baik. Namun, saat mengalami luka akibat terjatuh dalam posisi terduduk, maka bagian tulang ekor bisa memar atau dislokasi tulang.

Terdapat berbagai bentuk cedera pada tulang ekor biasanya akan menimbulkan masalah serius, akibat banyaknya saraf dan otot yang melekat pada tulang ekor, seperti saraf yang mengelilingi seluruh tulang belakang, otot-otot dasar panggul, daerah usus, hingga paha dan kaki bagian atas.

Adapun mengenai beberapa dampak yang akan kamu rasakan setelah terjatuh dalam posisi terduduk seperti berikut :

  • Rasa sakit ketika akan duduk maupun setelah duduk
  • Sakit akut saat bergerak dari posisi duduk ke berdiri
  • Rasa nyeri di seluruh tubuh, terutama di bagian pinggang dan panggul
  • Mengalami sakit kepala yang cukup menyiksa
  • Nyeri di area tulang ekor yang tidak kunjung mereda dalam jangka waktu lama
  • Mengalami masalah pencernaan kronis seperti sembelit
  • Pada wanita, maka akan mengalami kram hebat saat menstruasi
  • Mengalami depresi dan susah tidur malam
  • Rasa sakit saat melakukan hubungan intim.

Beberapa Hal Penyebab Lantai Kolam Menjadi Licin

1. Kebersihan Kolam yang Buruk

Hal pertama yang memnjadi penyebab dari licinnya lantai kolam renang, yakni karena tingkat kebersihan yang buruk. Maka dari itu, kamu harus lebih rajin lagi dalam memelihara kebersihan kolam. Selain di area kolam renang, kegiatan bersih-bersih juga harus menjangkau area-area disekitarnya.

2. Perubahan Cuaca

Selain tingkat kebersihan kolam yang buruk, perubahan cuaca juga menjadi salah penyebab licinnya lantai kolam renang. Dengan adanya perubahan cuaca, maka akan memicu pertumbuhan lumut di kolam renang dan sekitarnya.

Tak Cuma itu, bahkan perubahan cuaca tersebut juga kerap menimbulkan sampah-sampah seperti dedaunan yang terbawa oleh angin ke kolam renang.

3. Tingkat PH yang Terlalu Tinggi

Tingkat PH adalah hal yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan lumut di pinggiran kolam renang. Jika tingkat PH terlalu tinggi, tentunya kelembapan air menjadi tidak stabil dan berwarna kehijauan akibat pertumbuhan lumut.

Semakin lama lumut dibiarkan, maka air kolam renang juga akan semakin berwarna hijau pekat dan menjadi sarang bakteri. Yang lebih mengerikannya lagi, kondisi air kolam yang hijau ini sangat disukai oleh berbagai jenis hewan air lho!

4. Tingkat Phytoplankton yang Tinggi

Selain kadar PH, ternyata tingkat Phytoplankton yang tinggi juga bisa membuat lantai di pinggiran kolam renang menjadi licin. Makhuk ini merupakan salah satu organise dengan ukuran yang sangat kecil, dan termasuk bagian dari keluarga ganggang hijau.

Phytoplankton ini terbagi lagi kedalam dua jenis berbeda. Untuk Phytoplankton jenis pertama, yakni sering menepel pada dinding dan pinggiran kolam renang. Sedangkan Phytoplankton jenis kedua memiliki sel satu yang menyebar di air kolam.

Bagaimana Cara Agar Lantai kolam Renang Tidak Licin..??

1. Gunakan Lantai Kayu Outdoor (Wood Decking)

wood decking

Lantai kayu outdoor atau yang disebut dengan istilah decking, memiliki tekstur yang kesat sehingga permukaan lantainya tidak akan terlalu licin meski terkena air.

Bahkan yang lebih hebatnya lagi, decking kayu sudah terbukti tahan terhadap perubahan cuaca, tahan air, dan anti jamur. Bukan hanya itu, cara perawatan pada decking kayu ini tergolong cukup mudah dan simple.

Mengingat akan hal itu, tentu saja produk wood decking ini merupakan pilihan tepat untuk diaplikasikan pada pinggiran kolam renang. Selain dapat memberikan rasa nyaman, penggunaan lantai kayu tersebut juga tentunya dapat memperindah tampilan kolam renangmu.

Artikel Terkait : Mengenal Lantai Kayu Ulin: Jenis Decking Decking Terbaik Untuk di Pasang

2. Menanam Pohon di Sekitar Kolam Renang

Menanam Pohon di Sekitar Kolam Renang

Keberadaan pepohonan di area kolam renang berfungsi untuk melindungi airnya dari paparan sinar matahari. Nah, paparan sinar matahari inilah yang menjadi penyebab dari pertumbuhan jamur maupun ganggang secara cepat.

Dalam hal ini, disarankan bagi kamu untuk memilih jenis pepohonan yang memiliki ranting kuat serta daunnya yang tidak mudah berguguran.

3. Menambahkan Water Cleaner

gunakan water cleaner

Tips berikutnya yang bisa kamu lakukan agar kolam renang tidak licin, yakni dengan menambahkan water cleaner.

Hal ini bertujuan untuk menjaga tingkat kebersihan air, sekaligus juga untuk mengurangi lumut yang dapat tumbuh di dalam air kolamnya. Namun, penggunaan water cleaner ini harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan!

Nah, seperti itulah beberapa cara yang efektif agar lantai kolam tidak menjadi licin.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top