Dari sekian banyaknya jenis kayu yang ada di Indonesia, tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan kayu jati dan kayu merbau bukan?
Ya, sebab kedua jenis kayu tersebut memiliki kualitas diatas rata-rata.
Namun yang menjadi pertanyaannya, mana yang lebih bagus diantara kayu jati dan kayu merbau..???
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai perbandingan kayu jati dan kayu merbau, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.
Perbandingan Kayu Jati dan Kayu Merbau

Pada dasarnya, kualitas antara kayu jati dengan kayu merbau itu sama-sama bagusnya.
Namun, yang membedakan dari kedua jenis kayu tersebut terdapat pada bagian warna dan pola serat kayunya.
Ciri Khas Kayu Jati
Untuk bagian terasnya, kayu jati ini tampil dengan warna emas gelap sedangkan bagian gubalnya mengusung warna krem atau bahkan putih kecoklatan.
Pada tingkat keawetannya, kayu jati termasuk kedalam kategori kelas I.
Mengingat akan hal itu, maka tak heran juga jika kayu jati tidak mudah ditembus oleh rayap, tidak mudah mengalami pelapukan, hingga tahan terhadap perubahan cuaca.

Akan tetapi, tidak semua tipe kayu jati menawarkan kualitas yang sama. Mengapa bisa demikian..??
Pasalnya, kayu jati akan dibedakan lagi kedalam beberapa kelas berbeda, yakni grade A, grade B, dan grade C.
Sesuai dengan urutan kelasnya, dimana jati grade A memiliki kualitas yang lebih bagus ketimbang grade B dan grade C.
Dengan demikian, maka tak heran jika kayu jati grade A dibanderol dengan harga yang lumayan mahal.
Adapun mengenai ciri khas dari masing-masing grade kayu jati tersebut seperti berikut :
Kayu Jati Grade A
- Memiliki warna yang dominan coklat gelap
- Bertekstur padat
- Pola serat yang beraturan
- Kadar kandungan minyaknya sangat banyak
Kayu Jati Grade B
- Memiliki warna perpaduan coklat dan putih
- Teksturnya tidak terlalu padat
- Pola serat yang tidak beraturan
- Kadar kandungan minyaknya tidak terlalu banyak
Kayu Jati Grade C
- Memiliki warna dominan putih
- Tekstur tidak padat
- Pola serat tidak beraturan
- Tidak memiliki kandungan minyak
Artikel Terkait: Lantai Kayu Jati
Ciri Khas Kayu Merbau
Tingkat kekerasan dan keawetan kayu merbau ini termasuk kedalam kategori kelas I dan kelas II.
Adapun mengenai ciri khas dari kayu merbau adalah tampilannya yang berwarna merah kecoklatan, dan memiliki pola serat berbentuk tegak lurus.

Selain tampilannya yang indah, kayu merbau juga memiliki karakteristik yang tahan terhadap serangan rayap maupun perubahan cuaca.
Bahkan yang lebih hebatnya lagi, tingkat pemuaian dan penyusutan pada kayu merbau tergolong rendah.
Akan tetapi, kayu merbau akan mengeluarkan getah berwarna merah saat terkena air. Meski demikian, hal tersebut sama sekali tidak mengurangi tingkat kualitas dari kayu merbau itu sendiri.
Bahkan, getah tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu tertentu (biasanya sekitar 2 minggu – 1 bulan).
Baca selengkapnya: Lantai Kayu Merbau
Nah, seperti itulah perbandingan antara kayu jati dan kayu merbau sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan referensi.
