Perbedaan plafon up ceiling dan drop ceiling – Saat hendak membangun atau merenovasi sebuah hunian, maka plafon menjadi salah satu elemen yang harus diperhatikan.
Hal itu bukan tanpa alasan, karena fungsi dari plafon itu sendiri berperan sebagai penutup rangka atap.
Lebih dari itu, fungsi plafon juga untuk mengatur suhu udara yang masuk melalui atap, serta dapat meningkatkan nilai estetika dalam hunian.
Pada umumnya, terdapat dua model plafon yang sering diaplikasikan untuk rumah, yaitu plafon model up ceiling dan drop ceiling.
Lalu, apa yang membedakan diantara keduanya?
Nah, biar kamu gak penasaran, mari kita simak saja langsung pembahasannya di bawah ini.
Pengertian Plafon Up Ceiling & Plafon Drop Ceiling
Plafon Up Ceiling

Sesuai dengan namanya, Plafon Up Ceiling merupakan bentuk variasi yang sebagian besar permukaannya terangkat keatas.
Dengan menggunakan model Plafon Up Ceiling, maka ruangan didalam rumah akan terkesan lebih lega dan luas.
Menariknya lagi, Plafon Up Ceiling bisa dibuat lebih indah dengan menambahkan pencahayaan berupa lampu LED yang ditanam.
Atau, bisa juga menggunakan lampu kristal yang dibiarkan menggantung, sehingga cahaya yang memantul akan tampak lebih lembut.
Plafon Drop Ceiling

Jika permukaan plafon up ceiling dibuat terangkat ke atas, maka sebagian besar permukaan plafon pada model Drop Ceiling akan tampak turun kebawah.
Adapun mengenai jarak bidang yang diturunkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan, yakni berkisar 15 cm hingga 20 cm.
Namun, ada satu hal yang harus dipertimbangkan sebelum kamu memasang plafon Drop Ceiling.
Menurut informasi yang didapat, biaya pemasangan plafon Drop Ceiling lebih mahal dibanding up ceiling lho.
Pasalnya, proses pemasangan plafon Drop Ceiling memang lebih rumit.
Jenis Material Apa yang Cocok Untuk Plafon?
Pada dasarnya, tingkat keindahan maupun kenyamanan plafon itu tergantung pada jenis materialnya.
Ya, sebab setiap jenis material plafon memiliki ciri khasnya tersendiri, mulai dari bentuk, warna, tekstur, tingkat ketahanan, dan lain sebagainya.
Baca selengkapnya: Jenis-jenis Plafon Rumah Terpopuler
Berbagai Ide Desain Plafon Terbaik
1. Plafon Kayu Dengan Desain Horizontal

Ini dia salah satu jenis material plafon yang kental dengan nuansa mewah, elegan, dan natural. Ya, sebab materialnya berupa kayu asli yang mempunyai tampilan warna dan motif alami.
Bukan hanya itu, masih banyak lagi keunggulan dari plafon kayu yang tidak dimiiki oleh jenis material plafon lainnya.
Baca selengkapnya: Inilah Keunggulan Plafon Kayu
2. Plafon Kerucut Dengan Aksen Tropis Dikamar Tidur

Untuk kamu yang ingin meningkatkan relaksasi didalam kamar tidur, maka desain yang satu ini merupakan pilihan paling tepat.
Dengan mengusung warna putih bersih, plafon kerucut akan menciptakan suasana yang lebih nyaman dan terkesan tropis.
Bukan hanya itu, desain plafon kerucut juga akan lebih serasi lagi jika dipadukan dengan beragam jenis perabotan yang ada didalam kamar tidur.
3. Desain Plafon Minimalis di Ruang Keluarga

Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa desain plafon minimalis adalah yang paling banyak diaplikasikan pada perumahan.
Dengan tampilan arsitekturnya yang modern, tentunya desain plafon ini dapat menyembunyikan temaram lampu pijar secara maksimal.
Sehingga area ruang tamu tidak akan terlalu terang, bahkan terkesan lebih hangat dan romantis.
Adapun bagian tengah plafonnya yang dbiarkan kosong, namun terdapat penerangan tambahan seperti lampu meja dan lampu lantai.
4. Desain Plafon Miring

Desain plafon miring memang mempunyai keunikan yang berbeda dengan desain lainnya. Maka dari itu, kamu berpeluang besar untuk mendekorasi ruangan rumah dengan gaya plafon miring.
Agar tampilannya lebih cantik, disarankan untuk memadukan desain plafon miring dengan lantai kayu (parket).
Baca juga: Plafon PVC dan Harga Terbarunya
5. Desain Plafon Untuk Interior yang Modern

Tak banyak yang tahu bahwa plafon minimalis dengan bentuk yang lebih beraturan itu justru akan menciptakan kesan modern lho.
Tentunya desain plafon yang satu ini sangat ideal diaplikasikan untuk ruang kantor maupun ruang kerja pribadi
Dalam hal ini, sebaiknya kamu juga harus menyesuaikan model kursi dan meja kerja yang digunakan dengan desain plafon ini.
6. Desain Plafon yang Dipercantik Dengan Balok Kayu

Guna menghadirkan kesan rustic, maka penambahan balok kayu pada plafon minimalis harus kamu coba.
Biar tidak terjadi kontras yang berlebihan, sebaiknya kamu menggunakan furniture yang juga berbahan kayu seperti meja dan kursi.
Tak hanya meja dan kursi, kamu pun dapat menggunakan meja tv yang materialnya terbuat dari bahan kayu untuk memaksimalkan tampilan ruangan dengan desain plafon balok kayu.
Demikianlah ulasan singkat mengenai perbandingan model up ceiling dan drop ceiling beserta ide desainnya, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan referensi.
