Terlihat Sama, Inilah 6 Perbedaan Granite dan Marmer

Perbedaan Granite dan Marmer

Perbedaan granite dan marmer – Seiring dengan perkembangan zaman, kini telah hadir beragam jenis material yang bisa di aplikasikan untuk lantai maupun dinding hunian.

Seperti halnya granite dan marmer yang memang kerap digunakan untuk lantai serta dinding, sehingga membuat tampilan rumah tampak lebih berestetika.

Pada dasarnya, granite dan marmer adalah material batu yang berasal dari hasil galian di perut bumi. Meski terlihat sama, ternyata ada beberapa perbedaan yang cukup menonjol antara granite dan marmer.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai perbedaan granite dan marmer, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

6 Perbedaan Granite dan Marmer

1. Dari Segi Motif

Perbedaan pertama yang bisa kamu lihat diantara granite dan marmer, yakni dari segi motif. Umumnya, granite tampil dengan motif menyerupai bintik-bintik yang timbul secara alami dari proses peleburan bebatuan yang menjadi satu.

perbedaan motif granite dan marmer

Lain halnya dengan marmer, dimana ia mengusung motif berbentuk garis-garis urat yang halus. Dengan kata lain, motif urat pada marmer terbentuk dari hasil kotoran mineral yang mengendap.

Dikarenakan keduanya sama-sama terbentuk karena proses alami, maka wajar saja jika motif yang ditampilkan satu sama lainnya tampak tidak serasi.

Baca juga: Ragam Pilihan Granite Motif Marmer Terbaru 2023

2. Dari Karakteristiknya

Selain motif, perbedaan antara granite dan marmer juga terlihat dari segi karakteristiknya. Untuk tingkat ketahanannya, granite memang lebih baik ketimbang marmer.

perbedaan karakteristik granite dan marmer

Meski demikian, permukaan pada kedua material tersebut sama-sama memliki pori. Itu artinya, ketika ada cairan yang tumpah diatas lantai granite maupun marmer, maka akan meresap kedalam pori-por sehinggga membuat kotoran tersebut cukup sulit untuk dihilangkan.

Namun, material marmer lebih mudah menyerap cairan dibandingkan dengan granite. Maka dari itu, pemasangan lantai marmer harus diberi nat yang tidak berpasir.

Bukan hanya itu, material marmer juga cukup rentan terhadap panas maupun tumpahan cairan asam. Saat terkena panas, maka marmer akan mengalami kerusakan seperti terjadi retak.

Begitu pun ketika terkena tumpahan cairan asam yang akan membuat permukaan marmer terlihat kusam.

Untuk mengatasi masalah tersebut, maka permukaan marmer harus dipoles dan di dempul dengan menggunakan sealant agar tingkat ketahanannya tetap terjaga.

3. Dari Segi Penempatan

perbedaan penempatan granite dan marmer

Mengingat tingkat ketahanan granite lebih baik dari marmer, tentu saja hal itu membuatnya cocok diaplikasikan di seluruh ruangan, termasuk area dapur dan kamar mandi.

Sedangkan material marmer lebih cocok ditempatkan di area yang tidak terlalu sering dilalui oleh penghuni rumah, seperti kamar mandi, bak mandi, dinding shower, lantai, dan sebagainya.

4. Perbandingan Proses Perawatan

Seperti yang sudah disebutkan pada poin diatas tadi, bahwa granite dan marmer sama-sama memiliki pori-pori yang cukup besar.

Itu sebabnya, mengapa lantai granite dan marmer sama-sama membutuhkan perhatian ekstra karena sifatnya yang rentan terhadap kotoran.

Perbandingan Proses Perawatan granite dan marmer

Dalam hal ini, disarankan bagi kamu untuk langsung membersihkan permukaan granite maupun marmer saat terkena tumpahan cairan, terlebih pada cairan yang bersifat asam atau berbahan kimia.

Pasalnya, cairan noda yang tidak langsung dibersihkan akan menyerap kedalam pori-pori sehingga membuatnya sulit untuk dibersihkan.

Baca juga: Lantai Marmer Import VS Marmer Lokal, Mana yang Lebih Bagus?

5. Perbandingan Daya Tahan

Menurut informasi yang didapat, granit mempunyai tingkat kekerasan 6 hingga 7 pada skala Mohs yang menjadikannya mampu menahan goresan dan kerusakan akibat panas.

Perbandingan Daya Tahan granite dan marmer

Nah, karena hal inilah yang membuat material granite cocok diaplikasikan di area dapur maupun area outdoor.

Bahkan yang lebih hebatnya lagi, material granite juga tidak akan mudah mengalami lecet dan berubah warna seriring dengan usia pemakaian.

Tak seperti material marmer, yang mana tingkat kekerasannya hanya mencapai 3 sampai 5 Mohs. Alhasil, daya tahan marmer tidaklah sebagus material granite.

Marmer tidak cocok diaplikasikan di area dapur, karena ia rentan mengalami kerusakan akibat suhu panas maupun karena tumpahan noda yang berupa cairan.

6. Perbandingan Harga

Perbandingan Harga granite dan marmer

Baik granite maupun marmer sama-sama menawarkan harga yang cukup mahal. Selain menawarkan harga yang mahal, biaya untuk perawatan pada marmer dan granite juga terbilang tinggi lho.

Pada umumnya, harga marmer dipasaran cukup bervariasi mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 2 jutaan per meter perseginya.

Lantas, bagaimana dengan harga granite?

Baca selengkapnya: Intip Harga Granit 60×60 Per Dus Termurah Dari Berbagai Merk

Itu dia penjelasan singkat mengenai perbedaan antara granite dengan marmer, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.

Scroll to Top