Berbicara soal jenis kayu keras, jati dan bengkirai memang selalu menjadi pilihan utama.
Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang bingung antara memilih kayu jati atau kayu bengkirai. Ya, sebab keduanya sama-sama memiliki kualitas yang bagus.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai perbandingan kualitas kayu jati dan kayu bengkirai, yuk simak langsung ulasan dibawah ini.
Pohon Jati

Kayu jati atau yang bahasa ilmiahnya adalah “Tectona Gandis”, merupakan sebuah pohon yang mana ketinggiannya bisa mencapai hingga 50 meter dengan diameter sekitar 1,2 – 2,4 meter.
Menurut catatan sejarah, pohon jati pertama kali di temukan di negara Burma (sekarang Myanmar).
Mengingat kayu jati memiliki nilai ekonomis yang begitu menjanjikan, penyebarannya pun kian meluas ke negara tetangganya seperti Thailand, Laos, Malaysia, Indonesia, Filipina, India, hingga China.
Pertumbuhan pohon jati di Indonesia bisa kita temui di beberapa daerah, mulai dari Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.
Dalam industri perkayuan, kayu jati yang berasal dari provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan yang terbaik dibanding kayu jati dari daerah lainnya.
Sehingga tak heran, jika provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi penghasil kayu jati terbesar di Indonesia.
Dari sisi ekonomi, harga kayu jati ini memang yang paling mahal jika dibandingkan dengan kayu bengkirai maupun jenis kayu lainnya.
Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat kayu jati memiliki kualitas dan ciri khas tersendiri sehingga sering dijadikan untuk bahan baku property maupun furniture.
Pemanfaatan Kayu Jati
1. Lantai Kayu Parket

Meski terkenal dengan tingkat kekuatan dan keawetannya yang begitu baik, namun kayu jati ini tidak cocok dijadikan bahan baku untuk produk property maupun furniture outdoor.
Dengan kata lain, kayu jati hanya ideal untuk kebutuhan produk property dan furniture indoor saja, yang salah satunya berupa lantai kayu parket.
Lantai kayu jati memang menghadirkan nilai estetika tinggi pada sebuah hunian. Pasalnya, ia mampu menonjolkan sisi kemewahan, elegan, indah, namun masih tetap bernuansa natural.
Bahkan yang lebih hebatnya lagi, penggunaan lantai kayu jati pun diyakini memiliki dampak yang bagus unuk kesehatan tubuh.
Artikel Terkait: Lantai Kayu Jati (Khusus Indoor)
2. Kusen Jendela & Pintu

Tak hanya dijadikan produk lantai kayu parket, kayu jati pun sering diandalkan untuk kebutuhan kusen jendela dan pintu.
Disamping kuat dan tahan lama, kusen yang berbahan kayu jati juga tentunya dapat meningkatkan nilai estetika pada sebuah hunian.
3. Furniture Indoor

Keindahan pola serat dan warna kayu jati membuatnya cocok dijadikan pembuatan produk furniture indoor, seperti meja, lemari, kursi, dan lain sebagainya.
Seluk Beluk Pohon Bengkirai

Pertumbuhan pohon bengkirai di Indonesia bisa kita temui di berbagai kawasan tropis, seperti hutan Kalimantan dan Sulawesi.
Tak cuma di Indonesia, penyebaran pohon bengkirai juga terdapat di beberapa kawasan Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Filipina.
Ukuran pohon bengkirai dapat tumbuh dengan ketinggian hingga mencapai 40 meter, sedangkan ukuran diameternya sekitar 120 cm.
Kayu bengkirai memiliki tekstur yang keras dan padat, sehingga ia kerap dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhn konstruksi hingga furniture.
Bahkan yang lebih menariknya lagi, kayu bengkirai tampil dengan kuning kecoklatan sehingga sering disebut dengan istilah “yellow balau”.
Pada proses pengolahan, umumnya kayu bengkirai akan kering dalam waktu mulai dari 12 hari hingga 1 bulan pada suhu normal, yang nantinya akan diolah lagi menjadi berbagai kebutuhan properti.
Jika dilihat dari segi bobot, kayu bengkirai ini memang lebih berat dibanding kayu jati maupun jenis kayu lainnya.
Menariknya lagi, tekstur kayu bengkirai pun akan terasa agak kasar saat kita merabanya dengan menggunakan tangan.
Karakteristik Kayu Bengkirai
- Kayu bengkirai mudah diolah
- Kayu bengkirai tampil dengan warna kuning kecokelatan
- Memiliki tekstur yang keras dan padat
- Kokoh dan tahan lama
- Tahan terhadap perubahan cuaca ekstrim, tahan air, dan anti rayap
- Memiliki pola serat yang indah
- Potensi melengkung dan pemuaian pada kayu bengkirai tergolong cukup rendah.
Proses Pengeringan dan Pengerjaan Kayu Bengkirai
Saat proses pengeringan papan kayu bengkirai dengan ketebalan 2,5 cm dan 4 cm dalam mesin oven, biasanya akan memakan waktu 9 hingga 12 hari untuk mendapatkan kadar air 15%.
Hal itu bukan tanpa alasan, megingat bengkirai merupakan salah satu jenis kayu yang cukup sulit kering, mudah retak, pecah, dan berubah bentuk.
Maka dari itu, suhu yang ideal untuk proses pengeringannya adalah 43 – 71 derajat celcius.
Meski tekstur kayu bengkirai cukup keras, namun proses pengolahannya tidaklah terlalu sulit untuk dikerjakan, sehingga ia mudah dipotong dan dibentuk.
Bukan hanya itu, proses finishing kayu bengkirai pun terbilang cukup mudah karena tekstur permukaannya yang licin.
Pemanfaatan Kayu Bengkirai
1. Kayu Bengkirai Untuk Kebutuhan Konstruksi

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa kayu bengkirai sering digunakan untuk kebutuhan konstruksi bangunan.
Ya, sebab kayu yang satu ini memiliki tekstur yang keras dan padat sehingga sangat ideal untuk mendukung bidang konstruksi.
Biasanya kayu bengkirai akan digunakan untuk konstruksi ringan hingga berat, seperti pembuatan rangka atap rumah, bantalan rel kereta, pembuatan jembatan, pembuatan kapal perahu, dermaga, dan lain sebagainya.
2. Kayu Bengkirai Untuk Kebutuhan Property

Selain terkenal dengan daya tahan dan tingkat keawetannya yang begitu baik, kayu bengkirai juga memiliki pola serat dan warna yang begitu sedap dipandang mata.
Sehingga tak heran, jika jenis kayu yang satu ini sering dijadikan bahan baku untuk pembuatan berbagai produk property.
Umumnya kayu bengkirai sering dijadikan produk wood decking alias lantai kayu outdoor, karena karakteristiknya yang memang tahan terhadap air dan perubahan cuaca.
Bukan hanya itu, penggunaan decking kayu bengkirai juga tentunya akan meningkatkan nilai estetika pada sebuah hunian.
Baca selengkapnya: Decking Kayu Bengkirai Untuk Outdoor
Nah, seperti itulah perbandingan antara kayu bengkirai dan kayu jati. Kesimpulannya, kualitas kayu jati memang lebih bagus ketimbang kayu bengkirai.
