Harga kayu ulin – Tak bisa dipungkiri lagi, bahwa ulin merupakan salah satu jenis kayu keras yang paling populer di Indonesia bahkan di dunia.
Ya, sebab kayu asli Kalimantan ini memiliki struktur yang begitu padat dan sekeras besi.
Sehingga tak heran jika kayu ulin tahan terhadap benturan, tekanan, paparan air, panas matahari, dan rayap.
Dari segi harga, kayu ulin memang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan tipe kayu keras lainnya.
Lantas, berapakah harga kayu ulin? Nah, biar gak penasaran mending simak langsung ulasannya dibawah ini.
Harga Kayu Ulin Per M3 (Meter Kubik)

Umumnya harga kayu ulin tergantung pada ukuran, kualitas, serta daerah asal.
Kayu ulin untuk ukuran standar konstruksi dibanderol dengan harga kisaran Rp 30 juta sampai Rp 40 juta per meter kubik.
Adapun balok kayu ulin dalam ukuran besar yang dijual dengan harga sekitar Rp 20 juta hingga Rp 22 jutaan per kubik.
Sedangkan kayu ulin grade standar sampai grade premium berada dikisaran Rp 14,5 juta – Rp 34 jutaan per kubik.
Baca juga: Harga Decking Kayu Ulin per Meter
Harga Kayu Ulin Per Batang

1. Papan Kayu Ulin
- 2 × 10 × 400 cm: Rp 180 ribu
- 2 × 20 × 400 cm: Rp 256 ribu
- 2,5 × 20 × 400 cm: Rp 320 ribu
- 3 × 20 × 400 cm: Rp 396 ribu
2. Balok Kayu Ulin
- 4 × 6 cm × 100 – 150 cm: Rp 70 ribu – Rp 160 ribu
- 5 × 10 cm × 100 – 200 cm: Rp 150 ribu – Rp 300 ribu
- 8 × 8 × 400 cm: Rp 280 ribu – Rp 350 ribu
- 9 × 9 × 300 cm: Rp 700 ribu
- 10 × 10 × 400 cm: Rp 1 juta
Kenapa Kayu Ulin Selalu Mahal?

Ada beberapa faktor yang membuat harga kayu ulin selalu mahal seperti berikut:
1. Pertumbuhan Pohon yang Lambat
Pohon ulin membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk mencapai ukuran yang siap dipanen.
Ya, semakin tua usia pohonnya, maka akan semakin padat pula serat kayu yang dimilikinya. Itu sebabnya, mengapa ketersediaan kayu ulin dipasaran selalu langka.
Disisi lain, kayu ulin juga kebanyakan berasal dari hutan Kalimantan yang sekarang mengalami pembatasan penebangan.
Disaat permintaan terus meningkat, namun tidak diimbangi dengan ketersediaan dipasar, sehingga harga kayu ulin cenderung mahal.
Baca juga: Harga Lantai Kayu Parket
2. Tingkat Ketahanan yang Luar Biasa
Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa kayu ulin dikenal karena strukturnya yang begitu padat dan sekeras besi.
Hal ini membuatnya tahan terhadap rayap, jamur, paparan air, sinar matahari, dan beban berat.
Berkat karakteristiknya, kayu ulin pun selalu diandalkan untuk penggunaan outdoor seperti lantai decking, konstruksi jembatan, dermaga, tiang, dan lain sebagainya.
Bahkan yang lebih hebatnya lagi, kayu ulin mampu bertahan selama puluhan tahun meski tidak diberi perawatan.
3. Proses Pengolahan yang Sulit
Faktor berikutnya yang membuat harga kayu ulin selalu mahal, yakni proses pengolahannya yang cukup sulit.
Dikarenakan strukturnya yang sangat keras, kayu ulin sulit untuk dipotong, dibentuk, maupun pemasangannya yang membutuhkan alat khusus.
Tak hanya itu, bobot kayu ulin juga relatif berat sehingga membutuhkan tenaga ekstra ketika proses pengangkutan.
Nah, itulah beberapa faktor yang membuat harga kayu ulin selalu mahal.
