Ide Desain Pagar Kawat Untuk Berbagai Jenis Bangunan

desain pagar kawat

Desain pagar kawat – Kawat terbuat dari bahan dasar serat logam yang dibuat melalui proses penarikan, sehingga menghasilkan diameter kecil dan panjang yang fleksibel.

Biasanya terbuat dari bahan baja, besi, aluminium, atau tembaga yang tergantung kebutuhan penggunaan.

Dalam kebutuhan konstruksi, umumnya material kawat digunakan untuk pagar.

Nah, berikut dibawah ini ada berbagai desain pagar kawat yang bisa anda jadikan sebagai referensi.

4 Desain Pagar Kawat

1. Desain Pagar Kawat Harmonika

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa desain Pagar Kawat Harmonika merupakan yang paling umum digunakan.

Pagar ini berupa anyaman kawat berbentuk berlian yang saling terkait, sehingga dapat memberikan struktur yang kokoh namun tetap fleksibel.

desain pagar kawat harmonika

Pagar Kawat Harmonika cocok diaplikasikan untuk area rumah, gudang, lapangan, maupun lahan kosong.

Secara visual, pagar kawat ini terkesan transparan karena tidak menutupi pandangan sepenuhnya.

Sehingga ideal bagi anda yang ingin menjaga visibilitas area luar tanpa harus mengurangi tingkat keamanan.

Agar tampilannya lebih menarik, anda juga bisa mengkombinasikannya dengan rangka besi hollow yang diberi cat warna hitam atau hijau.

Disisi lain, bagian bawah pagar dapat ditambahkan pondasi beton agar lebih kuat sekaligus tahan lama.

Baca juga: Ingin Buat Pagar Bambu? Berikut Rekomendasi Desainnya

2. Desain Pagar Kawat Las

Untuk anda yang menyukai tampilan minimalis modern, maka desain pagar kawat las merupakan pilihan paling tepat.

Pagar ini berupa kawat yang disusun secara horizontal maupun vertikal dengan jarak yang seragam, lalu di las pada setiap titik pertemuannya.

desain pagar kawat las

Alhasil, ia membentuk struktur yang kaku, kokoh, serta pola geometris yang begitu tegas.

Pagar kawat las biasanya dikombinasikan dengan frame besi atau baja ringan, kemudian diberi finishing cat powder coating untuk meningkatkan ketahanannya terhadap karat dan cuaca.

Selain itu, anda juga bisa menggabungkannya dengan material lain seperti batu alam atau dinding pendek untuk estetika yang lebih menarik.

3. Desain Pagar Kawat Perpaduan Kayu

Material kawat digunakan sebagai bagian utama pengaman, sedangkan material kayu berperan sebagai elemen dekoratif untuk mempercantik tampilan.

desain pagar kawat dan kayu

Ya, perpaduan ini sangat ideal untuk rumah bergaya tropis, rustic, atau Scandinavian. Kayu bisa dipasang sebagai frame maupun horizontal diantara kawat.

Namun, pastikan memilih jenis kayu keras yang tahan terhadap cuaca dan rayap seperti kayu merbau.

Artikel terkait: Mengenal Kayu Merbau: Sifat, Kekuatan, dan Pemanfaatannya

4. Desain Pagar Kawat Expanded Metal

Selanjutnya ada desain Pagar Kawat Expanded Metal yang menyuguhkan tampilan unik dan berkarakter khas.

Material ini terbuat dari lembaran logam yang ditarik, kemudian dibentuk menjadi pola berlubang tanpa sambungan.

desain pagar kawat expanded metal

Sehingga ia memiliki struktur yang sangat kokoh dengan motif khas menyerupai jaring.

Pagar Kawat Expanded Metal ideal diaplikasikan pada bangunan industrial maupun kontemporer, karena dapat memberikan kesan tegas, kokoh, dan agak futuristic.

Umumnya dikombinasikan dengan rangka besi besar serta finishing warna gelap seperti hitam maupun abu-abu.

Keunggulan Pagar Kawat Expanded Metal terdapat pada tingkat keamanannya yang tinggi, karena materialnya yang sulit dipotong ketimbang jenis kawat biasa.

Tak hanya itu, pola lubangnya juga tetap memungkinkan sirkulasi udara serta pencahayaan alami masuk kedalam area rumah.

Untuk meningkatkan estetika, anda dapat menggabungkannya dengan pencahayaan lampu outdoor atau elemen beton ekspos.

Nah, itu dia beberapa desain pagar kawat yang bisa anda jadikan sebagai bahan referensi saat hendak membangun maupun merenovasi hunian.

Scroll to Top