Desain pagar bambu – Tak hanya kayu, bambu juga menjadi salah satu jenis material alami yang kerap diandalkan untuk berbagai kebutuhan bangunan.
Seperti halnya pembuatan pagar berbahan bambu yang dapat menyuguhkan kesan natural sekaligus elegan.
Nah, bagi anda yang hendak membuat pagar berbahan bambu, berikut dibawah ini ada beberapa referensi desainnya.
4 Desain Pagar Bambu Terbaik
1. Pagar Bambu Dengan Pola Vertikal
Desain pagar yang satu ini berupa bilah-bilah bambu utuh yang dipotong rapi, kemudian disusun secara vertikal berdampingan.

Adapun bambu yang digunakan umumnya berdiameter sedang, yaitu sekitar 5 sampai 8 cm.
Untuk kerangka penopang, sebaiknya gunakan batang bambu berukuran lebih besar yang ditanam secara horizontal sebagai pengikat di bagian bawah, tengah, dan atas.
Namun, bagian atas bambu harus dipotong miring membentuk sudut 45 derajat untuk menciptakan garis zig-zag yang dinamis.
Secara visual, pagar bambu ini lebih baik dibiarkan polos tanpa ada cat tambahan agar terkesan lebih natural.
Baca juga: Berbagai Jenis Material Decking Untuk Kebutuhan Pagar
2. Pagar Bambu Dengan Pola Horizontal
Jika anda menyukai gaya modern minimalis, maka desain Pagar Bambu dengan pola horizontal merupakan pilihan paling tepat.
Ya, sebab desain pagar ini menggunakan bambu yang dibelah dua untuk membentuk garis-garis sekat alami.

Belahan bambu tersebut akan disusun secara horizontal, menumpuk dari bawah samapi atas dengan posisi bagian cekung menghadap ke dalam untuk menjaga privasi.
Disisi lain, bagian rangkanya menggunakan besi hollow yang sudah dicat berwarna hitam doff.
Pasalnya, kontras warna antara cokelat cerah bambu dengan hitam besi dapat menyuguhkan kesan arsitektural yang sangat kuat serta terkesan kontemporer.
Pada setiap bilahan bambunya dipaku rapi dengan jarak yang konsisten, untuk menghasilkan garis-garis horizontal yang maksimal.
3. Pagar Bambu Bergaya Jepang
Desain Pagar Bambu ini mengedepankan unsur kesederhanaan, ketenangan, serta keharmonisan dengan alam.

Materialnya terdiri dari tiang-tiang bambu vertikal yang dipasang berjajar, lalu dihubungkan oleh batang bambu horizontal yang lebih tipis.
Namun, Teknik pengikatannya menggunakan ikat khas Jepang dengan tali hitam khusus yang diikat membentuk pola silang huruf “X” di setiap titik pertemuan antara bambu vertikal dan horizontal.
Umumnya terdiri dari empat garis horizontal yang melintang diantara tiang-tiang tegak tersebut.
Disisi lalin, permukaan bambunya dibuat sangat halus melalui proses peng-amplasan ekstra, lalu dibiarkan berwarna kuning pucat alami atau dibakar untuk menghasilkan warna cokelat kehitaman.
Adapun ukuran tingginya yang dibuat sekitar 1 meter, sehingga tidak menutupi pemandangan taman secara keseluruhan.
4. Pagar Bambu Dengan Pola Anyaman
Tak seperti ketiga desain pagar sebelumnya, pagar ini menggunakan bambu yang diserut tipis agar teksturnya lebih lentur.
Strip-strip bambu tipis tersebut akan dianyam secara melintang menyerupai Teknik anyaman keranjang, melewati tiang-tiang penyangga utama yang berdiri tegak.

Untuk pola anyaman yang dihasilkan memang cukup bervariasi, yakni seperti anyaman diagonal sederhana hingga anyaman berlian yang lebih rumit.
Dikarenakan menggunakan Teknik anyaman, pagar ini memiliki sifat yang agak lentur namun tetap kokoh.
Begitupun tekstur yang dihasilkannya sangat dinamis. Ketika terkena sorotan cahaya matahari, pagar ini dapat membentuk banyangan yang berubah-ubah sesuai pola anyaman permukaannya lho.
Agar tampilannya lebih menarik, bagian bawah pagar bisa diplester dengan batu alam setinggi 30 cm.
Nah, itu dia beberapa desain pagar bahan bambu yang bisa anda jadikan sebagai bahan referensi saat hendak membangun maupun merenovasi rumah.
