cara membersihkan kolam renang – Memiliki sebuah kolam renang tentu menjadi nilai tambah tersendiri, entah itu pada rumah pribadi, hotel, maupun resort.
Akan tetapi, ada tanggung jawab besar bagi pemiliknya untuk menjaga kebersihan dan kualitas air kolam.
Ya, sebab kolam renang yang tidak dirawat akan terlihat kotor sekaligus menjadi sarang bakteri.
Nah, secara kebetulan juga pada ulasan kali ini akan memberikan beberapa tips membersihkan kolam renang.
4 Tahapan Membersihkan Kolam Renang
1. Bersihkan Kolam Secara Rutin
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa pembersihan secara rutin menjadi kunci dalam merawat kolam renang yang paling efektif.
Terlebih untuk kolam renang outdoor yang rentan terkena berbagai kotoran fisik, seperti dedaunan, pasir, sampah plastik, dan sebagainya.

Apabila dibiarkan terlalu lama, maka kotoran tersebut akan mengendap yang bisa memicu pertumbuhan lumut dan alga.
Untuk membersihkan sampah dan kotoran yang mengapung, anda bisa menggunakan jaring skimmer.
Bersihkan pula bagian lantai dan dinding kolam dengan cara disikat secara berkala, atau minimalnya satu kali dalam seminggu.
Selain itu, penting juga untuk membersihkan saluran skimmer dan main drain agar tidak terjadi penyumbatan yang mengganggu sirkulasi air kolam.
Baca juga: Lantai Kayu Untuk Kolam Renang
2. Menjaga Keseimbangan Kimia Air Kolam
Pada dasarnya, air kolam yang terlihat jernih belum tentu aman jika kadar kimianya tidak seimbang. Ya, ada beberapa parameter yang harus diperhatikan seperti pH, klorin, alkalinitas, dan kalsium.

Kadar pH kolam yang idealnya berada dikisaran angka 7,2 hingga 7,6. Apabila kadar pH terlalu rendah, biasanya air kolam akan terasa perih dimata dan bisa merusak material disekitarnya.
Begitu pun sebaliknya, kadar pH yang terlalu tinggi juga akan membuat air tampak keruh sekaligus mengurangi efektivitas klorin.
Klorin berperan sebagai desinfektan untuk membunuh bakteri dan mirkoorganisme didalam air kolam.
Untuk kadar klorin yang disarankan berada dikisaran 1 sampai 3 ppm. Disisi lain, lakukan pengecekan air kolam secara rutin dengan menggunakan alat khusus (test kit) agar kondisinya terkontrol.
3. Cek Sistem Sirkulasi dan Filter
Sistem sirkulasi memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan air kolam.
Air yang terus bergerak dan tersaring dengan baik tentunya dapat mencegah kotoran mengendap, sekaligus membantu mendistribusikan bahan kimia secara merata.

Maka dari itu, pastikan pompa kolam renang dinyalakan sesuai dengan durasi yang dianjurkan, umumnya selama 6 sampai 8 jam per hari (tergantung ukuran kolam).
Penting juga untuk membersihkan filter kolam secara berkala agar tidak tersumbat oleh kotoran halus seperti pasir.
Jika anda menggunakan filter pasir, lakukan backwash secara rutin untuk membersihkan media penyaringnya.
Pada filter cartridge, lepaskan lalu cuci dengan air hingga bersih. Adapun filter DE yang membutuhkan perawatan khusus sesuai petunjuk pabrik.
Baca juga: Cara Memperindah Desain Kolam Renang
4. Lakukan Perawatan Berkala
Tak hanya perawatan harian dan mingguan, anda juga harus melakukan perawatan secara berkala dan lebih menyeluruh terhadap kolam renang.
Pemeriksaan ini meliputi kondisi lantai, dinding kolam, sambungan pipa, lampu, dan material pendukung lainnya.

Cek apakah ada retakan kecil, kebocoran, maupun kerusakan pada finishing kolam.
Jika tidak segera diperbaiki, maka kerusakan kecil bisa membesar sehingga membutuhkan biaya perbaikan yang lebih tinggi.
Untuk kolam renang yang jarang digunakan, tetap membutuhkan perawatan rutin agar airnya tidak berubah warna dan berbau.
Sedangkan kolam renang komersil, sebaiknya buat jadwal perawatan professional secara berkala untuk mendapatkan standar kebersihan dan keamanan yang tetap terjaga.
Nah, itu dia beberapa cara yang bisa anda coba untuk membersihkan dan merawat kolam renang.
