Teralis jendela dan pintu – Teralis merupakan pelapis tambahan yang biasanya dipasang pada bagian jendela, pintu, dan ventilasi.
Adapun fungsi utama dari penggunaan teralis, yakni berperan sebagai lapisan tambahan untuk meningkatkan keamanan bagi penghuninya.
Disisi lain, teralis juga dapat meningkatkan nilai estetika lho.
Namun, hal tersebut tergantung pada jenis desain dan material yang digunakan untuk teralis.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai model teralis yang berdasarkan material bahannya, yuk simak langsung ulasan dibawah ini.
Model Teralis Sesuai Materialnya
1. Teralis Besi Tempa
Teralis dari material besi tempa memang memiliki daya tahan yang sangat bagus, serta tampilan desainnya yang begitu artistik.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena proses pembuatan teralis besi tempa melalui pemanasan yang membuatnya mudah diolah denga berbagai bentuk atau pola.
Mulai dari pola bunga-bungaan, daun, geometris, dan pola rumit lainnya.
Dengan ketersediaan pola yang bervariasi, tentu saja dapat anda pilih sesuai gaya rumah.
Akan tetapi, harga teralis besi tempa relatif mahal karena proses pembuatannya yang sangat rumit
Disisi lain, material besi tempa juga membutuhkan pengecatan ulang guna mencegah agar tidak berkarat.
Baca juga: Lagi Nyari Inspirasi Desain Pagar Besi Minimalis? Ini Dia Rekomendasinya
2. Teralis Stainless Steel
Untuk anda yang lebih suka dengan teralis dengan desain modern dan minimalis, maka material Stainless Steel merupakan pilihan paling tepat.

Pasalnya, Stainless Steel memiliki tampilan yang mengkilap sehingga dapat mempertegas kesan elegan dan bersih.
Bahkan yang lebih hebatnya lagi, teralis dari bahan Stainless Steel sudah terbukti tahan terhadap karat lho.
Namun sayang, ketersediaan desain atau pola teralis Stainless Steel cukup terbatas.
3. Teralis Kayu
Apabila teralis Stainless Steel dapat menghadirkan kesan elegan, maka teralis kayu dapat menciptakan nuansa alami dan kehangatan.

Kayu yang bisa digunakan sebagai teralis tentunya harus berkualitas tinggi, seperti kayu jati, merbau, meranti, dan jenis kayu keras lainnya.
Menariknya lagi, teralis kayu dapat diukir dengan pola yang sesuai selera.
Dikarenakan material bahannya terbuat dari kayu asli, sehingga ia membutuhkan perawatan khusus untuk mencegah serangan rayap maupun perubahan suhu.
Dilihat dari fungsinya secara keseluruhan, teralis kayu ini memang mirip dengan kisi-kisi kayu.
Artikel terkait: Kisi-kisi Kayu Untuk Indoor – Outdoor. Detail Harga & Spesifikasi
4. Teralis Aluminium
Salah satu keunggulan dari teralis Aluminium terdapat pada bobotnya yang lebih ringan, sehingga dapat mempermudah proses pemasangan.

Tak hanya ringan, bahkan teralis Aluminium juga tidak mudah berkarat serta menawarkan harga yang lebih murah dibanding dengan jenis bahan lainnya.
Meski demikian, tingkat ketahanan teralis Aluminium tidaklah sebagus besi dan stainless steel.
Selain itu, ia juga memiliki tampilan yang monoton karena ketersediaan desainnya yang terbatas.
5. Teralis Baja
Selanjutnya ada teralis dari bahan baja yang terkenal kuat dan tahan lama, sehingga dapat meningkatkan keamanan rumah.

Pada umumnya, teralis Baja kerap diaplikasikan untuk pintu dan jendela utama di area yang memerlukan perlindungan ekstra.
Disamping teksturnya yang keras dan kuat, material besi juga tahan terhadap pengaruh cuaca ekstrim.
Meski kuat dan kokoh, ternyata material besi rentan terhadap karat jika tidak diberi lapisan pelindung.
Selain itu, teralis besi juga memiliki bobot berat sehingga membutuhkan tenaga ekstra selama proses pemasangannya.
Baca juga: 5 Jenis Lantai Dari Bahan Batu Alam yang Menarik Untuk Dibahas
Pertimbangan Sebelum Memasang Teralis
Memasang teralis untuk kebutuhan rumah tak hanya terpaut pada pemilihan desain maupun bahan materialnya saja.
Ada berbagai poin penting yang harus anda pertimbangkan sebelum memasang teralis seperti berikut:
1. Fungsi Utama
Jika anda ingin memasang teralis dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan, sebaiknya pilih material yang kokoh seperti baja dan besi tempa.
Ya, sebab kedua jenis material tersebut memiliki daya tahan dan kekuatan yang sangat baik.
Sedangkan tujuannya untuk meningkatkan nilai estetika, maka anda bisa menggunakan teralis kayu dengan ukiran sesuai selera.
2. Area Pemasangan
Selain fungsi utama, area pemasangan juga merupakan poin penting dalam memilih teralis.
Teralis yang dipasang pada kamar tidur biasanya harus dibuat lebih rapat, sedangkan teralis di area ruang tamu selalu tampil dengan desain lebih terbuka agar dapat memberikan kesan luas.
Disisi lain, area pemasangan juga cukup berpengaruh terhadap jenis material bahan teralis.
Misalkan untuk teralis yang dipasang di luar ruangan, maka anda harus menggunakan material stainless steel atau aluminium karena sifatnya yang anti karat.
3. Sesuaikan Dengan Budget
Harga teralis dipasaran memang cukup bervariasi karena akan dibedakan berdasarkan material, desain, serta ukurannya.
Sebelum membeli teralis, ada baiknya anda menentukan dulu budget.
Selain itu, jangan lupa juga untuk memperhitungkan biaya tambahan seperti pemasangan dan perawatan.
Dengan adanya budget yang jelas, tentunya sangat membantu dalam mengurangi biaya tambahan.
4. Serasikan Dengan Desain Rumah
Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa fungsi teralis tak hanya meningkatkan keamanan, melainkan juga dapat meningkatkan estetika rumah.
Apabila desain rumah anda bergaya minimalis, sebaiknya gunakan teralis dari bahan stainless steel atau aluminium dengan pola simpel.
Untuk desain rumah dengan desain klasik, maka teralis bahan kayu atau besi merupakan pilihan paling tepat.
Nah, seperti itulah ulasan singkat mengenai berbagai jenis desain teralis beserta pertimbangannya.
Bagaimana, apakah anda tertarik untuk menggunakan teralis?
