Daftar Harga Bata Merah di Bandung 2021

Berbicara soal konstruksi bangunan pastinya tidak terlepas dari peranan batu bata merah. Ya, terang saja demikian, sebab material yang satu ini memang kerap digunakan untuk pembuatan dinding konstruksi bangunan. Batu bata terbuat dari bahan tanah liat yang diproses melalui tahap pembakaran dengan suhu tinggi, sehingga warnanya berubah menjadi kemerah-merahan.

Tak sulit bagi kita untuk menjumpai bata merah dipasaran. Selain mudah dijumpai, batu bata juga menawarkan harga yang relative terjangkau. Meksi harganya murah, namun batu bata sudah terbukti memiliki daya tahan yang begitu baik dalam menunjang sebuah konstruksi bangunan.

Baca Juga : Supplier Lantai Kayu Terbaik di Bandung

Nah, untuk mempersingkat waktu, mending kita langsung saja ke pembahasan intinnya mengenai daftar harga bata merah di Bandung yang terbarunya. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Harga Batu Bata Merah di Bandung

NoJenis BataHarga
1Batu Bata Merah KecilRp 650 / buah
2Batu Bata Merah Besar (Jumbo)Rp 950 / buah
3Batu Bata Merah ExposeRp 4.000 / buah

Tips Untuk Mendapatkan Batu Bata Merah yang Berkualitas

Perlu diketahui, bahwa pembelian bahan atau material bangunan itu tidak boleh dilakukan dengan asal-asalan. Begitu juga saat memilih batu bata merah, dimana kita harus memilih batu bata yang berkualitas agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Adapun mengenai beberapa tips memilih batu bata yang berkualitas seperti berikut :

1. Amati Kondisi Fisiknya

Penting bagi kita untuk mengamati kondisi fisik batu bata merah sebelum memutuskan untuk membelinya. Coba kamu perhatikan tumpukan batu bata yang ada di toko matrial, maupun saat diturunkan dari truk pengangkut. Ciri-ciri batu bata merah yang kualitasnya buruk itu seperti :

  • Patah
  • Pecah
  • Seratnya keluar.

2. Menguji Kualitas Batu Bata Merah Dengan Potongan Besi

Selain mengamati kondisi fisiknya, kamu juga bisa mengetahui kualitas dari bata merah dengan menggunakan potongan besi. Lantas, bagaimana caranya? Mengenai cara mengujinya, ambil potongan besi kemudian gesekkan pada batu bata tersebut. Jika terdengar suara dentingan yang cukup nyaring, maka batu bata itu memiliki kualitas yang bagus.

3. Perhatikan Tingkat Kematangan Bata Merah

Ambil sebuah bata merah, kemudian belah jadi dua bagian. Apabila bagian dalam belahan batu bata tadi memiliki warna merah yang merata, itu artinya telah matang dengan sempurna alias berkualitas bagus.

4. Menimbang Bobot Batu Bata

Ambillah satu buah bata kemudian timbang. Setelah itu rendam dalam air selama 24 jam, lalu lakukan lagi penimbangan. Hitung selisih hasil timbangan setelah dan sebelum proses perendaman, agar kita bisa mengetahui berapa jumlah daya serap air yang dimilikinya. Menurut informasi yang di dapat, batu bata merah yang berkualitas bagus itu memiliki berat akhir tidak lebih dari 20% dari berat awal.

5. Menguji Kandungan Garam Pada Batu Bata

Seperti cara yang diatas tadi, kita juga bisa menguji kandungan garam pada bata merah dengan cara merendamnya di dalam air. Nantinya, secara perlahan air akan terserap sampai ke bagian bata yang tidak tersentuh air. Selama tahap perendaman tersebut, maka kandungan garam yang ada di dalam bata merah akan larut ke bagian yang awalnya kering.

Kandungan garamnya berupa bercak berwarna putih, dimana batu bata yang memiliki kandungan garam tinggi itu sangat berpengaruh terhadap daya lekat saat dijadikan plesteran dinding. Dengan kata lain, semakin banyak kandungan garam yang dimilikinya, maka daya rekat pada batu merah tersebut akan semakin buruk.

Keunggulan Batu Bata Merah

  • Batu bata merah tahan terhadap api
  • Batu bata merah tidak membutuhkan perekat khusus, sehingga dapat mempermudah proses pengerjaan
  • Batu bata merah dapat menyesuaikan suhu luar, sehingga sangat nyaman digunakan
  • Proses pemasangan Batu bata merah yang cukup mudah dan tidak membutuhkan keahlian khusus
  • Batu bata merah mempunyai struktur yang kokoh dan tahan lama
  • Batu bata merah tidak akan menimbulkan retak pada dinding
  • Batu bata merah memiliki bobot ringan sehingga mudah diangkat
  • Ideal digunakan pada pengerjaan dinding yang sempit
  • Mudah dijumpai dipasaran
  • Menawarkan harga yang relative terjangkau.

Kekurangan Batu Bata Merah

  • Memiliki bentuk yang tidak beraturan, sehingga akan sulit membuat dinding bangunan yang rapi sempurna
  • Penggunaan bahan perekat yang boros, karena tidak mempunyai siar yang besar
  • Dapat menyerap panas, sehingga suhu dalam ruangan akan terasa panas dan ketika musim hujan akan terasa dingin
  • Proses pengeringan yang lebih lama dibanding jenis material lainnya.

Jenis-jenis Batu Bata

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa bata merah merupakan salah satu jenis batu bata yang paling populer dipasaran. Padahal, masih ada lagi beberapa jenis batu bata yang juga kerap digunakan untuk konstruksi bangunan lho.

1. Batako

Dari sisi materialnya, jenis batako ini terbuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak dengan mesin press. Konstruksi bangunan yang pada umumnya menggunakan batako, yakni seperti gudang, pagar, dan pos jaga. Batako tampil dengan warna putih keabu-abuan, dan memiliki ukuran yang lebih besar dibanding bata merah. Namun dari segi bobot, ternyata bobot batako ini lebih ringan dari jenis batu bata merah.

Mengingat bobotnya yang lebih ringan dari bata merah, maka tak heran juga jika batako sangat ideal digunakan pada bangunan-bangunan yang bertingkat. Tak hanya berbobot ringan, ciri khas dari batako ini memiliki rongga yang dapat memudahkan proses pemasangan.

2. Batu Bata Hebel

Seiring dengan berjalannya waktu, kini banyak masyarakat yang mulai beralih menggunakan jenis batu bata hebel. Seperti halnya batako, batu bata hebel ini juga memiliki bobot yang ringan, serta proses pembuatannya yang dilakukan di pabrik. Materialnya terbuat dari bahan pasir kuarsa, semen, kapur, gypsum, air, dan aluminium pasta sebagai bahan pengembangnya.

Dikarenakan proses pembuatannya yang dilakukan di pabrik, tentu saja ukuran batu bata hebel ini jauh lebih presisi dan rapi. Alhasil, pemasangan batu bata hebel pun jauh lebih mudah dan cepat. Keunggulan dari batu bata hebel, yakni dapat menyerap panas sehingga suhu dalam rumah akan tetap terasa sejuk.

3. Batu Bata Berlobang

Jenis batu bata yang satu ini memiliki lobang silinder dalam ketebalannya, sehingga bobotnya pun terasa cukup ringan. Batu bata berlobang kerap digunakan pada struktur ringan dan struktur berbingkai yang bertingkat. Tak hanya itu, tersedia juga beragam bentuk seperti balok, melingkar, dan melintang.

Jika kamu ingin menggunakan batu bata berlobang pada konstruksi bangunan, maka disarankan untuk membuat jarak antara sisi batu bata dengan tepi lobang-lobangnya tidak kurang dari 10 mm. Selain itu, jenis batu bata ini harus direndam dulu selama 24 jam agar kualitasnya semakin bagus.   

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top