Perbandingan Bata Merah dan Jenis Bata Lainnya

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa proses pembangunan rumah maupun bangunan lainnya biasa menggunakan jenis bata merah sebagai bahan pengisi tembok untuk diberbagai bangunan. Bahkan, hingga sampai saat ini bata merah masih menjadi primadona dikalangan masyarakat kita. Ya, meski sekarang ini banyak sekali jenis-jenis bata yang tersedia dipasaran, namun bata merah ini masih menjadi pilihan utama bagi mereka yang hendak membangun rumah.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai perbandingan bata merah dengan jenis bata lainnya, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

1. Bata Merah

Ukuran bata merah pada umumnya itu sekitar 24x12x6 cm yang materialnya terbuat dari bahan lempung (tanah liat). Proses pembuatannya dilakukan secara manual, yang kemudian dicetak lalu dibakar hingga warnanya menjadi kemerahan. Lantas, seperti apakah keunggulan dan kekurangan bata merah?

Keunggulan Bata Merah

Keunggulan pertama bata merah adalah tidak membutuhkan keahlian khusus dalam pemasangan bata merah. Tak hanya itu, ukuran bata merah yang kecil juga dapat memudahkan kita saat mengangkutnya. Itu sebabnya, mengapa mudah dikerjakan pada area yang sempit.

Keunggulan berikutnya yaitu tidak memerlukan perekat khusus, dan memiliki ketahanan tinggi terhadap panas sehingga ideal sebagai perlindungan terhadap panasnya api. Bukan hanya itu, bata merah pun tidak sulit dijumpai di pasaran serta harga yang relative murah.

Kekurangan Bata Merah

Kekurangan pertama pada bata merah ini terdapat pada proses pemasangan yang selalu tidak rapi. Bahkan, bata merah mudah terpengaruh suhu sehingga suhu dalam ruangan rumah tidak akan stabil. Belum lagi kualitas dan ukuran yang tidak merata, sehingga bisa mengurangi tingkat kerapihan pemasangan dan serta menambah sisa (waste).

Agar dindingnya rata saat menggunakan bata merah, maka dibutuhkan plesteran yang tebal saat proses pemasangan. Alhasil, durasi pengerjaan pun menjadi lebih lama. Tak hanya itu, bobot bata merah berukuran besar cukup berat yang dapat membebani struktur penopangnya.

2. Batako

Banyak orang yang menyebut batako dengan istilah bataton. Apabila dibandingkan dengan bata merah, batako ini memiliki struktur yang lebih halus. Tak hanya itu, ukuran batako juga  lebih besar dari bata merah. Dibalik ukurannya yang besar, ternyata bobot batako ini masih lebih ringan dari bata merah.

Adapun mengenai dua tipe batako yang bisa kamu pilih, yaitu batako putih dan batako semen. Proses pembuatan batako putih dibuat dengan cara dicetak, di ukur lalu dibakar. Lain halnya pada batako semen yang dibuat dengan mesin press, atau bisa juga dibuat secara manual menggunakan tangan.

Keunggulan Batako

Batako mempunyai ukuran besar yang dapat memudahkan proses pemasangan, serta kuat dan kedap air. Itu sebabnya, mengapa batako mampu mengurangi perembesan air hujan pada tembok. Untuk jenis batako press memiliki tekstur padat yang tahan terhadap api, dan hanya membutuhkan sedikit plesteran.

Tampilan batako terdapat rongga dibagian tengah, sehingga membuat bobotnya menjadi lebih ringan. Bahkan, batako juga mudah dipotong dengan rapi.

Kekurangan Batako

Kekurangan pertama pada batako adalah rentan terhadap keretakkan, dan mudah pecah karena ada rongga dibagian tengah. Ia juga memiliki sifat yang bisa menyimpan panas, sehingga suhu dalam ruangan rumah akan terasa panas dan pengap.

Baca Juga : Temukan Suplier Lantai Kayu Bandung disini

3. Bataton (Bata Beton)

Material bata beton terdiri dari campuran bahan pasir, semen, kerikil, agregat, air, dan bahan aditif lainnya. Semua materialnya akan dicetak dalam berbagai bentuk yang sesuai dengan kebutuhan. Terdapat beberapa jenis bataton yang tersedia seperti dibawah ini:

  • Bata Beton Interlock

Jenis Bata Beton Interlock terdapat cekungan dan tonjolan di kedua sisinya, yang akan saling mengunci ketika disatukan.

  • Bata Beton Aerasi

Bataton aerasi memiliki karakter yang tahan terhadap air, api, serta kedap suara. Hal itu dikarenakan proses pembuatannya yang melalui mesin berteknologi tinggi.

  • Bata Beton Berongga

Jenis bataton berongga terdiri dari beberapa bentuk, seperti bentuk huruf H, huruf U sebagai balok pengikat pondasi, balok pengaku serta bataton berbentuk kolom.

Keunggulan Bataton

Salah satu keunggulan bataton, yaitu memiliki bentuk yang bervariasi sehingga bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Terdapat pula rongga yang berperan sebagai isolator panas, serta proses konstruksi yang lebih ekonomis dari pada jenis bata merah.

Tak hanya itu, bobotnya pun sangat ringan yang membuatnya cocok untuk rumah bertingkat. Dengan mengusung ukuran yang besar, tentu saja dapat menghemat waktu pengerjaan.

4. Bata Ringan

Bata ringan (hebel / celcon) adalah salah satu material tembok yang proses pembuatannya sudah menggunakan mesin pabrik. Alhasil, bata ringan ini mampu mengurangi beban struktur bangunan konstruksi. Material bata ringan terbuat dari pasir kuarsa, semen, kapus, gypsum, pasta alumunium dan air. Adapun mengenai beberapa keunggulan dan kekurangan bata ringan seperti dibawah ini:

Keunggulan Bata Ringan

Bata ringan mempunyai tekstur yang lebih halus, ringan dan rata. Ia juga bisa mengurangi beban penyangga dan mempercepat proses pengerjaan bangunan. Pasalnya, bata ringan bisa langsung diaci tanpa perlu diplester.

Hebatnya lagi, bata ringan ini bersifat kedap air dan tahan terhadap goncangan gempa bumi lho. Bahkan, bata ringan mampu menyerap panas dengan baik sehingga suhu dalam rumah akan tetap sejuk.

Kekurangan Bata Ringan

Diperlukan perekat khusus untuk proses pemasangan, serta harus memakai tukang bangunan yang benar-benar ahli dibidang bata ringan. Tak hanya itu, harga bata ringan juga cenderung mahal dan cukup sulit dijumpai dipasaran.

5. Batu Bata Berlubang

Dari namanya saja sudah bisa kita tebak, yang mana jenis batu bata tersebut terdapat lubang silinder di dalam ketebalannya. Sebelum dilakukan pemasangan, biasanya bata berlubang ini terlebih dulu akan direndam selama 24 jam dan dijemur dibawah terik matahari. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitasnya. Ketika proses pemasangan, disarankan untuk membuat jarak antar sisi baru bata dengan tepi lobang tidak kurang dari 10 mm.

Keunggulan Batu Bata Berlubang

Menyediakan berbagai varian bentuk, serta mempunyai bobot ringan yang dapat memudahkan proses pengerjaan. Bukan hanya itu, proses pengeringan dari batu bata berlubang ini juga cukup cepat.

5. Batu Bata Custom

Jenis bata berikutnya yang akan dibahas, yakni batu bata custom. Umumnya jenis batu bata custom ini sering digunakan untuk berbagai kebutuhan bangunan, seperti area pintu dan jendela. Selain itu, jenis bata yang satu ini juga biasa digunakan saat terjadi kesalahan dalam pembangunan yang harus segera diselesaikan.

Material batu bata custom terbuat dari bahan campuran tanah liat dan pasir. Namun, ada beberapa jenis-jenis bata custom yang diberi tambahan bahan-bahan kimia tertentu agar lebih kuat dan tahan terhadap goncangan.

Setelah mengetahui perbandingan antara bata merah dengan jenis bata lainnya, tentu saja bisa kamu jadikan sebagai bahan referensi saat hendak membelinya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top