toko Bermutu

Building material Solution

Layanan Penjualan & jasa Berbagai Produk bahan Bangunan, Melayani pemesanan Eceran dan Harga Grosir untuk di Jual kembali.

Berikut Jenis-jenis Semen yang Biasa Digunakan Pada Konstruksi Bangunan

jenis semen bangunan

Jenis semen bangunan – Selain pasir, semen juga menjadi salah satu jenis bahan material yang wajib ada dalam proses pembangunan hunian.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena semen memiliki sifat hidrolis yang berfungsi untuk merekatkan material batu maupun bata. Bahkan, semen juga kerap digunakan untuk menghaluskan permukaan dinding dan lantai.

Lantas, semen terbuat dari bahan apa? Nah, buat kamu yang ingin mengenal lebih jauh lagi seputar semen, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Mengenal Material Semen

Semen mempunyai sifat hidrolis, dimana ia bisa menjadi keras ketika dicampurkan dengan air maupun larutan asam. Menurut informasi yang didapat, semen terbuat dari campuran bahan terak semen sebanyak 70 – 90 persen, gypsum 5 persen, dan bahan lainnya.

Mengenal Material Semen

Terak semen itu sendiri adalah hasil pengolahan dari pembakaran batu kapur pasir silika, pasir besi, serta tanah liat. Adapun mengenai beberapa bahan lain yang menjadi campurannya, seperti pozzolan, abu terbang, dan lain sebagainya.

Dari segi fungsinya, semen berperan untuk membuat beton serta menjadi media perekat batu bata pada pondasi dinding. Akan tetapi, tidak semua jenis semen yang tersedia dipasaran itu bisa digunakan untuk kebutuhan konstruksi bangunan lho.

Maka dari itu, penting bagi kamu untuk mengetahui jenis-jenis semen yang biasa digunakan untuk keperluan konstruksi bangunan. Adapun mengenai jenis-jenis semen yang biasa digunakan pada konstruksi bangunan seperti berikut:

9 Jenis Semen Untuk Konstruksi Bangunan

1. Semen Portland

Semen Portland

Ini dia salah satu jenis semen yang paling umum digunakan untuk kebutuhan konstruksi bangunan. Terdapat beberapa varian Semen Portland yang bisa kamu temui dipasaran seperti dibawah ini:

  • Semen Portland l

Semen Portland l biasa digunakan untuk kebutuhan konstruksi tertentu, seperti pembuatan jalan raya, perumahan, landasan pesawat terbang, dan lain sebagainya.

  • Semen Portland ll

Berbeda dengan Semen Portland ll, dimana ia sering digunakan untuk konstruksi di tanah rawa, pinggiran laut, saluran irigasi, hingga bendungan. Sedangkan Semen Portland

  • Semen Portland lll

Tipe Semen Portland lll memiliki sifat tahan panas-hidrasi sedang dan sulfat, yang mana fungsinya kerap digunakan untuk konstruksi skala besar seperti pembuatan jalan tol, gedung bertingkat, dan bandara.

  • Semen Portland lV

Pada umumnya, Semen Portland lV sering diaplikasikan pada bangunan yang kondisinya bisa terpengaruh oleh perubahan temperatur, seprti lapangan udara serta DAM.

  • Semen Portland V

Selanjutnya ada Semen Portland yang biasa digunakan untuk kebutuhan proyek dengan kandungan sulfat tinggi, seperti pembangkit listrik tenaga nuklir, tempat pengolahan limbah, dan lain sebagainya.

Baca juga: Mengenal Pasir Beton Sebagai Material Penting Pada Konstruksi

2. Semen Portland Pozzolan

Semen Portland Pozzolan

Pada proses pengolahannya, Semen Portland Pozzolan ini dibuat dengan cara menggiling terak, pozzolan, serta gypsum.

Adapun Semen Portland Pozzolan yang biasa digunakan untuk pembangunan konstruksi yang memerlukan ketahanan sulfat dan panas tingkat sedang, seperti dermaga dan jembatan.

3. Semen Putih

Semen Putih

Sesuai dengan namanya, jenis semen yang satu ini memang memiliki tampilan berwarna putih. Semen Putih kerap digunakan untuk kebutuhan dekorasi atau finishing pada sebuah ruangan, seperti perekatan keramik, permukaan teras, plester dinding, dan lain sebagainya.

4. Semen Sumur Minyak

Semen Sumur Minyak

Dinamai dengan Semen Sumur Minyak, dikarenakan jenis semen ini sering digunakan untuk proyek pengeboran sumur minyak dan gas.

Pada proses pengeboran minyak yang kedalamannya mencapai ratusan meter, maka pipa besi akan ditempatkan di lubang sumur. Setelah itu, semen di pompa ke bawah melalui pipa besi tersebut.

Ketika semen kembali di pompa ke permukaan, tentu saja bagian luar pipa dan dinding sumur akan saling terikat dengan kuat. Nah, ikatan inilah yang dapat melindungi minyak dan air bawah tanah agar tidak tercampur di dalam sumur.

Baca Juga: Deretan Jenis Plastik Pada Bahan Bangunan dan Konstruksi

5. Semen Super Mansory

Semen Super Mansory

Selanjutnya ada jenis Semen Sumur Minyak yang biasa digunakan untuk kebutuhan pembuatan beragam elemen konstruksi bangunan, seperti paving block, hollow brick, dan tegel.

6. Semen Portland Composite

Semen Portland Composite

Semen Portland Composite terbuat dari hasil penggilingan terak, beragam bahan non-organik, serta gypsum. Mengenai fungsinya, Semen Portland Composite ini biasa digunakan untuk kebutuhan pembuatan beton pracetak, paving block, dan konstruksi beton pada umumnya.

7. Semen Campuran

Semen Campuran

Pada dasarnya, jenis Semen Campuran memang tidak dijual bebas di pasaran. Hal itu bukan tanpa alasan, karena Semen Campuran hanya dipergunakan untuk kebutuhan konstruksi di lingkungan air laut saja.

8. Semen Antibakteri

Semen Antibakteri

Semen Antibakteri terbuat dari campuran bahan portland serta zat yang bersifat anti bakteri. Sehingga tak heran jika jenis semen yang satu ini kerap digunakan pada proyek konstruksi untuk menghambat pertumbuhan bakteri.

Adapun mengenai beberapa jenis konstruksi bangunan yang biasa menggunakan Semen Antibakteri, seperti kolam renang, kolam ikan, lantai pabrik makanan, dan area-area dengan tingkat kelembaban tinggi.

Baca juga: Ketahui Bahaya Ruangan Rumah yang Terlalu Lembab

9. Semen High Alumina

Semen High Alumina

Jenis semen berikutnya yang akan dibahas, yakni berupa Semen High Alumina. Jenis semen ini memang dibuat khusus agar tahan terhadap serangan asam.

Kendati demikian, pada faktanya Semen High Alumina tidak terlalu tahan terhadap serangan alkali. Sehingga Semen High Alumina hanya dipergunakan untuk kebutuhan beton yang tahan api, tahan panas, dan tahan korosi.

Nah, itu dia jenis-jenis semen yang biasanya digunakan untuk kebutuhan konstruksi bangunan.

Dengan mengetahui jenis-jenis semen tersebut, tentu saja kamu tidak akan salah lagi dalam membeli semen yang sesuai dengan kebutuhan.

Scroll to Top