toko Bermutu

Building material Solution

Layanan Penjualan & jasa Berbagai Produk bahan Bangunan, Melayani pemesanan Eceran dan Harga Grosir untuk di Jual kembali.

Berkenalan Dengan Kayu Rasamala

Mengenal Kayu Rasamala

Kayu rasamala – Mengingat kawasan hutan di Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di dunia, maka tak heran jika terdapat banyak sekali jenis-jenis tumbuhan yang tumbuh subur di tanah air.

Begitu pun dengan tanaman atau pohon kayu di Indonesia yang terdiri dari ratusan atau bahkan jutaan jenis. Itu sebabnya, mengapa tak sulit bagi kita untuk menjumpai material kayu dipasaran. Mungkin diantara kamu ada yang belum pernah mendengar tentang jenis kayu yang bernama rasamala?

Nah, secara kebetulan juga pada ulasan kali ini akan membahas tuntas seputar kayu rasamala. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Asal Usul Pohon Rasamala

Sebenarnya pohon rasamala tumbuh subur di beberapa daerah di Indonesia, seperti Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sumatera. Namun pohon rasamala banyak dijumpai di daerah Jawa Barat, atau yang lebih tepatnya lagi berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Kayu rasamala memiliki nama berbeda-beda yang berdasarkan daerah asalnya. Di daerah Kalimantan, kayu rasamala dikenal dengan nama Raksamala atau Ra’samala. Sedangkan di daerah Sumatera (khususnya Sumatera Utara), kayu rasamala lebih populer dengan nama Tulason.

Asal Usul Pohon Rasamala

Lain halnya dengan Jawa Barat, dimana masyarakatnya menyebut pohon rasamala dengan nama Gadog. Dalam industri perkayuan, kayu rasamala ini memang selalu menjadi primadona dalam bidang konstruksi dan properti. Pasalnya, kayu rasamala sudah terbukti tahan terhadap serangan rayap maupun hama serangga pemakan kayu lainnya.

Baca Juga : Yuk, Kita Berkenalan Dengan Kayu Walnut

Karakteristik Pohon Rasamala

Pada umumnya pohon rasamala tumbuh dengan ketinggian mencapai 40 m hingga 60 m, dan mepunyai cabang bebas sekitar 20 m – 35 m. Adapun mengenai ukuran diameter batangnya yang berada dikisaran 80 cm – 150 cm.

Untuk bagian kulitnya, pohon rasamala mempunyai tekstur yang halus dengan mengusung warna abu-abu. Biasanya pohon rasamala yang masih muda memiliki tajuk yang rapat dengan bentuk seperti segitiga atau pyramid, kemudian akan semakin membulat seiring dengan bertambah usianya.

Daun pohon rasamala tampil dengan ukuran 6 – 12 cm, lebar 2,5 cm – 5 cm, sedangkan bentuknya cenderung lonjong dengan letak bergiliran. Menariknya lagi, bunga rasamala termasuk kedalam jenis bunga yang berkelamin satu, sehingga terdapat bunga jantan dan betina pada pohon yang sama.

Dinilai dari karakteristiknya, bunga rasamala tidak mempunyai kelopak dan mahkota, benang sari yang banyak dan kepala putih berupa papila, sehingga proses penyerbukannya akan dibantu oleh angin maupun serangga.

Tak hanya berbunga, ternyata pohon rasamala juga dapat menghasilkan buah dan benih. Buahnya itu tampil dengan warna coklat yang berbentuk seperti kapsul berukuran sekitar 1,2 cm – 2,5 cm. Buah tersebut terdiri dari 4 ruang, yang mana pada setiap ruangnya terdapat 1 – 2 benih yang sudah dibuahi dan benih yang tidak dibuahi dengan jumlah sekitar 35 benih.

Spesifikasi Kayu Rasamala

Pohon rasamala mampu menghasilkan kayu dengan tingkat keawetan kelas II, serta mempunyai bobot jenis berkisar 0,6 hingga 0,8. Dalam industri perkayuan, harga kayu rasamala ini memang tergolong cukup murah. Bagian kulit kayunya tampil dengan warna abu-abu, sementara batang kayunya berwarna merah. Meski harga jualnya cukup murah, namun tingkat keawetan kayu yang satu ini tidaklah murahan lho.

spesifikasi Kayu Rasamala

Menurut kabar yang beredar, harga kayu rasamala di pasaran dibanderol dengan kisaran harga Rp 30 ribu hingga ratusan ribu (harga tergantung dari ukuran dan bentuknya). Menariknya lagi, bahkan kayu rasamala tidak membutuhkan perawatan ekstra.

Baca Juga : Harga Lantai Parket kayu Jati & Merbau Tahun 2022

Mengingat akan hal itu, maka tak heran jika kayu rasamala sering dimanfaatkan oleh para penggemar aquascape untuk dijadikan dekorasi. Kayu rasamala yang sudah kering biasanya tidak akan mengeluarkan zat tanin dalam jumlah besar. Bukan hanya itu, kayu rasamala juga tampak berlekuk-lekuk dengan ukuran cenderung ramping.

Beragam Pemanfaatan Pohon Rasamala

1. Pemanfaatan Akar

Pemanfaatan Akar

Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa semua komponen pohon rasamala memiliki manfaat untuk kebutuhan. Begitu pun dengan bagian akarnya, yang mana akar pohon rasamala kerap dimanfaatkan sebagai hiasan dekorasi, karena tampilan bentuknya yang memang memiliki nilai seni tinggi. Akar pohon rasamala pada umumnya dijadikan aquascape sebagai dekorasi interior rumah.

Artikel Menarik Lainnya : Beragam Pemanfaatan Kayu Cendana

2. Pemanfaatan Daun

Pemanfaatan Daun

Menurut informasi yang didapat, biasanya daun dari pohon rasamala ini sering dikonsumsi untuk dijadikan lalapan. Terlebih untuk daun rasamala muda yang berwana merah, dimana ia mempunyai cita rasa yang lebih lezat lho. Tak hanya dijadikan untuk lalapan, bahkan daun pohon rasamala juga bisa dijadikan bahan baku untuk pembuatan obat herbal yang mampu mengobati penyakit batuk.

3. Pemanfaatan Bagian Getah

Pemanfaatan Bagian Getah

Selain bagian akar dan daun, getah pohon rasamala juga sering dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan produk parfum ruangan. Hal itu bukan tanpa alasan, karena getah pohon rasamala memiliki aroma yang begitu wangi.

4. Pemanfaatan Bagian Batang

. Pemanfaatan Bagian Batang

Mengingat kayu rasamala memiliki tingkat keawetan kelas II serta memiliki tekstur yang cukup keras dan awet, maka tak heran jika ia sering dimanfaatkan untuk dijadikan jembatan. Apalagi kalau diberi perawatan yang benar dan tepat, maka jembatan yang terbuat dari kayu rasamala ini bisa bertahan selama puluhan bahkan ratusan tahun lho.

Tak hanya dijadikan untuk jembatan, kayu rasamala juga sering dimanfaatkan untuk pembuatan tiang listrik, rangka atap rumah, hingga bantalan rel kereta api.

5. Manfaat Pohon Rasamala Untuk Reboisasi

Manfaat Pohon Rasamala Untuk Reboisasi

Pohon rasamala sangat ideal untuk mendukung program reboisasi. Seperti halnya pada program reboisasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah Jawa Barat, sehingga banyak di tanam sebagai pohon utama denga jarak tanam yang rapat, karena mempunyai kerentanan apabila terlalu banyak memperoleh sinar matahari.

Baca Juga : Berbagai Ide Desain Pagar Kayu yang Sedang Ngehits

Status Pohon Rasamala

Sebenarnya populasi pohon rasamala hingga sampai sekarang ini masih terbilang aman atau tidak berada dalam status terancam punah. Hal itu pun terbukti, yang mana pohon rasamala tidak terdaftar dalam list IUCN Redlist maupun CITES.  

Meski pohon rasamala tidak terdaftar pada kedua lembaga tersebut, namun bukan berarti juga bahwa penebangan bisa dilakukan dengan bebas tanpa aturan. Dengan kata lain, pemanfaatan pohon rasamala harus tetap dilakukan dengan bijak untuk menjaga kelestariannya di alam bebas.

Budidaya pohon rasamala pada umumnya akan diawali dengan pengumpulan biji dari buahnya yang telah matang. Setelah itu akan dijemur selama 2 hari hingga kering. Setelah kering, maka buah rasamala secara alami akan pecah dan bisa dijadikan benih untuk kembali di tanam.

Demikianlah ulasan singkat seputar kayu rasamala, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan penambah wawasan.

Scroll to Top