Lantai Keramik Pada Perumahan Modern

Keramik merupakan suatu material keras, rapuh, tahan panas dan tahan korosi yang dibuat dengan proses pembentukan yang kemudian penambahan mineral bukan logam seperti tanah liat dan dilakukan dalam keadaan suhu tinggi. Contoh umum adalah gerabah, porselen, dan batu bata. Kata keramik berasal dari kata Yunani yaitu keramikos yang berarti suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Bahan baku keramik yang umum digunakan yaitu felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air.

Keramik paling awal yang dibuat oleh manusia adalah benda tembikar seperti pot atau bejana, atau patung yang terbuat dari tanah liat, baik dengan sendirinya atau dicampur dengan bahan lain seperti silika, dikeraskan dan dimasukkan ke dalam api. Kemudian keramik dilapisi dan dibakar untuk menciptakan permukaan yang halus dan berwarna, mengurangi porositas melalui penggunaan kaca, lapisan keramik amorf di atas substrat keramik kristal.

Saat ini keramik digunakan sebagai produk rumah tangga, industri dan bangunan serta berbagai macam seni keramik. Dulu orang Indonesia lebih banyak menggunakan semen, tanah, serta kayu sebagai penutup lantai ataupun dindingnya. Setelah masuknya Belanda ke Indonesia, rumah-rumah pun banyak dihiasi dengan ubin bergaya vintage dengan corak yang sangat khas. Baru setelah itu para pemilik rumah beralih menggunakan material ubin yang lebih modern yaitu keramik. Kini bahan keramik juga dikembangkan untuk digunakan dalam teknik keramik tingkat lanjut, seperti pada semikonduktor.

Kelebihan Lantai Keramik

Banyak orang menggunakan keramik karena dirasa memiliki beberapa keunggulan seperti berikut:.

Tahan Air

Ketika Anda memilih ubin lantai keramik yang mengkilap, Anda mendapatkan bonus tambahan berupa lapisan pelindung yang menempel pada material yang akan membuatnya tidak dapat ditembus air dan noda. Ubin keramik mengkilap ideal untuk digunakan pada lingkungan yang lembab seperti kamar mandi dan dapur. Jika Anda memilih lantai keramik tanpa glasir, perlu diperhatikan bahwa ubin harus disegel jika Anda ingin melindungi permukaannya dari cairan. Juga disarankan agar menutup garis nat untuk mencegah kelembapan yang dapat menyebabkan potensi jamur.

Tahan Lama

Lantai keramik sangat keras dan awet jika dipasang dengan benar. Lantai keramik bisa bertahan 10-20 tahun bahkan lebih lama jika dirawat dengan benar. Apabila terdapat satu ubin yang retak karena benturan maka mudah untuk diganti.

Pemeliharaan Mudah

Merawat lantai keramik cukup mudah. Kotoran, noda, dan cairan hanya berada di permukaan ubin keramik sehingga Anda dapat dengan mudah mengelapnya. Beberapa perawatan rutin yang diperlukan seperti menyapu atau menyedot debu.

Bebas Alergi

Karena permukaan ubin keramik yang keras, cenderung tidak menarik kotoran, debu, bulu binatang, atau serbuk sari. Ini membantu menjaga udara bebas dari bahan yang mengiritasi bagi mereka yang menderita alergi.

Kelemahan Lantai Keramik

Seiring dengan kelebihannya, terdapat pula kekurangan ketika menggunakan lantai keramik.

Permukaan Keras

Meskipun lebih mudah dibersihkan dan dirawat, permukaan yang keras membuat tidak nyaman jika berdiri di atas lantak keramik, khususnya berdiri dalam jangka waktu yang lama seperti di dapur. Bahan ini tidak seperti lantai bahan jenis lain tidak dapat dilunakkan menggunakan lapisan bawah yang empuk yang artinya mungkin bukan pilihan yang cocok untuk beberapa orang. Namun kekerasan keramik bisa diimbangi dengan menggunakan karpet atau permadani area di tempat-tempat orang cenderung berdiri dalam jangka waktu yang lama.

Dingin

Lantai keramik kurang nyaman digunakan pada saat musim dingin. Berjalan di atas lantai keramik pada saat musim dingin sangat mengganggu kesehatan bagi sebagian orang terutama yang memiliki penyakit rematik. Pada hari musim panas yang terik, lantai akan menjadi lebih hangat dari biasanya.

Berat

Lantai keramik sangat berat yang berarti dalam beberapa kasus, mungkin bukan pilihan yang tepat untuk pemasangan di lantai atas. Jika Anda memang memilih untuk memasang lantai keramik di lantai dua atau tiga disarankan meminta bantuan profesional yang berkualifikasi untuk memeriksa kekuatan struktur bangunan agar Anda tidak memberikan tekanan ekstra padanya.

Tips dan Cara Memilih Keramik Lantai yang Baik

1. Pilih Sesuai Kebutuhan

Pemilihan yang sesuai kebutuhan akan sangat menentukan kenyamanan dan keamanan pemilik rumah. Sebagai contoh pemilihan keramik yang akan digunakan pada kamar mandi harus sesuai baik itu jenis dan motifnya. Jenis keramik yang akan diaplikasikan pada kamar mandi tentunya berbeda dengan jenis keramik yang akan dipasang pada ruang tamu maupun tempat lainnya. Keramik yang cocok diaplikasikan pada lantai kamar mandi adalah keramik dengan tekstur yang agak kasar demi mengurangi tingkat kelicinan yang ditimbulkan jika keramik berinteraksi langsung dengan air. Begitu juga dengan ruangan lain, sesuaikan motif yang tepat berdasarkan nilai estetis.

2. Seimbangkan Ukuran dengan Ruangan

Keseimbangan sangat diperlukan untuk menciptakan suasana rumah yang lebih indah dan nyaman. Jika ruangannya relatif kecil pilihan ukuran keramik dengan ukuran standar saja. Ukuran motif yang dipilih bisa disesuaikan dengan dekorasi ruangan untuk menjaga keseimbangan terhadap desain rumah. Gunakanlah ukuran keramik yang besar saat mengaplikasikan keramik pada ruangan yang besar,

3. Pilih Warna Keramik Yang Sesuai

Pilihlah warna yang lembut dan serasi dengan warna dinding rumah. Jangan mengaplikasikan warna yang terlalu terang dan mencolok karena itu akan berdampak buruk terhadap penglihatan. Tak hanya kamar mandi yang harus menyesuaikan dengan warna seperti penjelasan di atas, ruangan lainnya juga perlu dilakukan agar tampilan interior tampak lebih indah serta menarik.

Hampir semua rumah di perkotaan menggunakan keramik sebagai lantai rumahnya. Selain dapat memberikan manfaat seperti yang telah disebutkan diatas harga keramik pun dirasa relatif murah sebanding dengan hasil yang didapat. Sebagai pembeli Anda harus cermat dan teliti saat membeli keramik agar didapatkan hasil yang awet dan tahan lama. Tampilan keramik yang bagus belum tentu memiliki bahan baku yang baik pula. Jangan sampai termakan brosur yang menawarkan desain keramik dengan motif dan warna yang luar biasa. Cobalah untuk meminta sampel terlebih dahulu kepada toko bangunan pilihan. Perhatikan bahan bakunya, apakah terlihat kokoh atau justru keropos. Jangan sampai Anda kecewa di kemudian hari saat keramik telah terpasang pada rumah.

Keramik lantai dibuat dengan tekstur yang lebih kasar dibanding keramik dinding. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari licin saat orang menginjak lantai supaya tidak terpeleset. Keramik lantai juga dibuat lebih keras dan tidak mudah pecah.agar tahan dengan pijakan serta sejumlah barang yang berada di atasnya. Untuk yang menginginkan desain yang lebih berseni, rumit, dan menarik, ubin dinding keramik bisa dijadikan sebagai pilihan. Hal ini dimana ubin dinding lebih fleksibel dan mudah dipotong sesuai bentuk dan ukuran yang diinginkan. Saat ini tidak sulit menjumpai keramik beserta sejumlah motifnya yang unik. Selamat bereksplorasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top