Berbagai Jenis Lantai Kayu Parket Yang Umum Digunakan

Parket berasal dari istilah asing yaitu Parquette yang berarti menyusun potongan-potongan kayu untuk dijadikan penutup lantai. Parket pertama kali diperkenalkan pada tahun 1684 oleh arsitek Swedia untuk menggantikan lantai marmer. Penggunaan lantai kayu dinilai lebih aman dibanding marmer atau granit karena lebih empuk. Selain digunakan pada lantai perumahan, lantai kayu parket juga sering kita jumpai terpasang pada area lapangan indoor seperti untuk lapangan basket, badminton dan futsal.

Ada berbagai macam tipe parket yang umum digunakan yaitu:

Solid Wood.

Parket ini dibuat dari potongan-potongan kecil kayu. Seluruh bagian parket ini berasal dari satu jenis kayu saja. Kayu yang digunakan seperti kayu jati, merbau, sonokeling, oak dan lain-lain.

Engineer Parquet

lapisan atasnya hanya berupa lapisan tipis (venir) sedangkan bagian bawahnya dapat berupa jenis Multiplek atau ply wood atau sering juga disebut kayu lapis. Dengan proses engineering, Veneer ini di tempelkan pada salah satu permukaan multiplek. Proses penempelan ini menggunakan mesin industrial khusus dan bahan lem yang berkualitas tinggi sehingga mendapatkan daya rekat yang sangat kuat dan tahan terhadap air. Hasilnya parket Engineer ini bisa dijual dengan harga yang lebih murah untuk jenis tampilan kayu yang sangat mahal.

Laminate Parquet

Parket dibuat dari serbuk kayu maupun potongan kayu berkualitas yang kemudian digiling menjadi serbuk. Setelah menjadi serbuk, kemudian dipress menggunakan mesin hot press dengan kekuatan di atas 1 ton menggunakan campuran bahan kimia agar menyatukan serbuk kayu menjadi lembaran papan yang selanjutnya disebut HDF (High Density Fiber). Setelah menjadi HDF, salah satu permukaannya ditempel plastik yang bermotif kayu yang nantinya akan digunakan sebagai bagian atas parket. Setelah ditempel plastik bermotif, kemudian dilakukan proses laminating dengan menggunakan plastik laminate pada mesin hot press.

Keunggulan Lantai Parket

1. Variatif

Lantai parket memiliki keindahan dari segi geometris dan dekoratif yang tidak bisa ditampilkan oleh papan kayu biasa. Kepingan kayu yang dipasang bersamaan memberikan formasi yang indah. Lantai parket juga bisa dicat atau diberi finishing dengan gaya yang bervariasi sehingga dapat memberikan nuansa hangat dan elegan.

2. Perawatan Mudah

Lantai parket tidak membutuhkan banyak perawatan yang merepotkan. Cukup membersihkannya seperti biasa, menyapu dan mengepel terutama untuk lantai parket jenis olahan. Begitu juga dengan parket solid, perawatannya juga tidak merepotkan. Cukup disapu dan dipel dengan kain setengah basah. Sesekali disarankan untuk memberikan cairan pengkilap supaya lantai parket solid terlihat berkilau dan indah. Lantai parket merupakan salah satu solusi untuk Anda yang ingin mempunyai rumah yang minim perawatan namun senantiasa terlihat rapi bersih.

3. Tahan Lama

Lantai parket memiliki durabilitas yang cukup tinggi dan tahan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari rumah tangga. Jarang ditemukan  tanda-tanda penuaan atau kerusakan pada lantai parket selama pemakaian normal. Karakteristik lantai parket solid tergolong kuat dan tahan lama bahkan dapat mencapai hingga 50 tahun.

4. Bahannya Non Alergen

Lantai parket bisa menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang memiliki masalah alergi. Berbeda dengan jenis lantai lain misalnya lantai kayu yang lebih bisa menangkap  alergen seperti serbuk bunga, debu, hingga hama hewan peliharaan, lantai parket memiliki finishing kilat yang mudah dibersihkan setiap saat.

5. Harga Terjangkau

ilustrasi beri uang, bayar utang

Seiring berkembangnya teknologi pengolahan kayu parket, saat ini Anda bisa menemukan berbagai variasi lantai parket dengan harga yang terjangkau mulai dari bahan kayu yang digunakan, tekstur, pola, serta warna yang beranekaragam. Begitu juga dengan lantai parket jenis solid, walaupun bahan dan pemasangannya bisa dua kali lipat dari parket olahan, nilai investasinya jauh lebih menguntungkan baik secara jangka pendek maupun panjang. Jadi jika Anda memiliki budget lebih tidak ada salahnya mencoba memasang lantai parket solid untuk menambah nilai properti.

6. Tekstur Permukaan yang Terasa Kesat

Keunggulan berikutnya dari lantai kayu parket yang harus anda ketahui, yakni memiliki permukaan yang bertekstur kesat. Dengan begitu, tentu saja lantai kayu parket ini dapat meminimalisir dari bahaya terpeleset. Ya, terlebih bagi anak kecil yang aktif atau para lansia (lanjut usia), sehingga lantai kayu parket dinilai lebih aman bagi mereka.

Kekurangan Lantai Parket

Selain kelebihan, lantai parket juga mempunyai kelemahan seperti di bawah ini :

1. Perlu Persiapan

Pemasangan lantai parket membutuhkan permukaan lantai benar-benar rata dan solid. Pemasangan harus terlebih dahulu mempersiapkan lantai seperti menyemen ulang atau memasang keramik murah agar didapat permukaan lantai yang benar- benar rata. Pemasangan lantai parket di lantai yang tidak rata sebenarnya bisa saja diakali dengan pemasangan karpet atau busa, akan tetapi hasil akhir pemasangan lantai parket dikhawatirkan tidak sempurna.

2. Berisik

Sering terdengar suara tapak kaki pada pemakaian lantai kayu parket. Berbeda dengan lantai keramik yang biasanya tidak berbunyi sama sekali. Banyak pemilik rumah yang tidak mau menggunakan lantai parket di dalam rumah karena kurang nyaman atas suara yang ditimbulkan. Salah satu cara untuk meredam bunyi tersebut yaitu menggunakan parket solid yang ditempel mati terhadap permukaan lantai.

3. Ada Potensi Kerusakan

Ada beberapa potensi kerusakan yang bisa menimpa lantai parket milikmu, antara lain goresan. Lantai parket jenis solid maupun olahan bisa tergores akibat benda tajam atau tumpul, perpindahan furnitur, atau pemakaian yang tidak hati- hati. Jika sudah tergores, maka penggantian lantai parket pada area tertentu agak sulit dilakukan karena harus dibongkar seluruhnya. Oleh karena itu, hindari memakai sepatu berhak tinggi atau lapisi dengan karpet untuk meminimalisir potensi goresan akibat benda di sekitar.

Selain itu, ada masalah kelembapan. Walaupun lebih kuat dibandingkan lantai kayu biasanya, lantai parket tetap memiliki potensi lapuk jika sering terendam air atau dipasang pada suhu yang lembap.  Anda bisa menghindari potensi kerusakan ini dengan cara selalu menjaga tingkat kelembapan.

Penampilan lantai parket dapat berubah warna dan menjadi pudar. Pudarnya warna lantai terjadi jika lantai bertepatan dengan masuknya sinar matahari. Untuk mencegah kerusakan warna atau pemudaran lantai parket, usahakan untuk menata furnitur dengan strategis atau gunakan tirai untuk mengurangi dampak sinar matahari terhadap lantai parket di rumah.

Tips merawat lantai parket :

  • Menjaga kelembaban lantai. Usahakan agar lantai tidak terlalu lama terkena air karena akan membuat lantai cepat keropos.
  • Tidak menyeret furnitur rumah di atas lantai parket karena dapat menyebabkan goresan-goresan yang susah ditutup.
  • Bersihkan lantai menggunakan cairan pembersih bebas bahan kimia. Gunakan bahan-bahan pembersih alami seperti jeruk nipis, baking soda, atau lemon.
  • Apabila coating lantai sudah hilang dan warna kayu sudah terlihat kusam, lapisi ulang dengan coating agar lantai berkilau dan tetap terlihat.

Hindari menempatkan barang-barang panas langsung pada lantai karena suhunya akan membakar permukaan kayu dan meninggalkan bekas hitam yang susah dihilangkan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top