jenis-jenis lantai kayu tempel

Mengulas Macam-macam Lantai Kayu Tempel Terbaik Untuk Hunian

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa memiliki sebuah hunian yang nyaman dan indah itu menjadi dambaan bagi setiap orang. Ya, terlebih bagi para pasangan yang baru saja menikah, dimana merekalah yang paling menginginkan hal tersebut.

Berbicara soal hunian, tentu saja tidak bisa lepas dari peranan lantai. Hal itu bukan tanpa alasan, karena fungsi lantai itu sendiri untuk memberikan rasa nyaman pada pijakan kaki. Tak hanya itu, pengunaan lantai juga pastinya akan membuat tampilan rumah semakin sedap dipandang.

Bahkan, penggunaan lantai pun bisa dibilang sebagai ajang untuk adu gengsi lho. Pasalnya, pada masing-masing jenis lantai akan dibedakan lagi berdasarkan kelasnya. Semakin mahal harga yang ditawarkannya, maka akan semakin mewah pula tampilan yang dimilikinya.

Belakangan ini produk lantai kayu tempel tengah menjadi tren dikalangan masyarakat luas, entah itu yang diperkotaan maupun pedesaan. Hal itu bukan tanpa alasan, karena lantai kayu tempel memiliki beragam keunggulan yang tidak dimiliki oleh material penutup lantai lainnya  lho.

Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan membahas seputar jenis-jeni lantai kayu tempel terbaik untuk hunian. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Jenis-jenis Lantai Kayu Tempel Terbaik

1. Lantai Laminated

jenis-jenis lantai kayu tempel - lantai laminated

Jenis lantai kayu tempel terbaik pertama yang akan dibahas, yakni bernama lantai laminated. Material lantai laminate yang terbuat dari bahan serbuk kayu dengan campuran resin.

Pada umumnya lantai laminate tampil dengan ketebalan sekitar 8 mm hingga 12 mm, sedangkan ukuran panjangnya mencapai 1,28 m – 1,3 m. Bukan hanya itu, lantai laminated juga udah dibekali dengan sistem interlocking pada samping kanan dan kirinya.

Tentu saja keberadaan sistem interlocking tersebut akan mempermudah kita saat proses pemasangan. Lantai laminated terdiri dari 4 lapis material. Pada lapisan paling bawah berupa lapisan pelindung berbahan melamin, yang berfungsi untuk melindunginya dari kelembapan.

Adapun lapisan di atasnya yang terbuat dari bahan HDF (high density fiber), dan diatasnya lagi terdapat material dekoratif motif kayu sehingga tampilannya seperti kayu solid. Sedangkan pada lapisan paling atas, yakni berupa lapisan film transparan yang berfungsi sebagai anti gores dan anti air.

Keunggulan Lantai Laminated

  • Mengusung tampilan yang indah dan elegan
  • Mudah dipasang dan mudah dibersihkan
  • Tidak membutuhkan perawatan khusus
  • Menawarkan harga yang lebih murah dari lantai kayu solid

Kekurangan Lantai Laminated

  • Tingkat kekuatan yang tidak terlalu baik
  • Bisa menimbulkan suara berdecit saat dipijak

2. Lantai Outdoor (Decking) WPC

jenis-jenis lantai kayu tempel - lantai wpc

Istilah WPC itu sendiri merupakan singkatan dari Wood Plastic Composite. Itu artinya, WPC adalah gabungan antara bahan plastik dan kayu. Ya, Kedua bahan tersebut diproses dengan cara dilebur, kemudian diolah sedemikian rupa sehingga terciptalah sebuah material baru yang bernama WPC.

Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat biaya produksi dalam pengolahan material kayu asli yang begitu tinggi, sehingga WPC pun menjadi salah satu alternatif pengganti terbaiknya.

Menurut informasi yang didapat, material WPC terdiri dari serat plastik sebanyak 50% dan serbuk kayu 50%. Hasilnya, WPC tampil dengan tingkat kekuatan yang begitu mumpuni. Tak hanya kokoh dan kuat, bahkan material WPC juga dapat menampilkan keindahan yang tidak kalah dengan material kayu asli.

Material WPC umumnya diaplikasikan untuk berbagai produk interior maupun ekesterior, seperti lantai outdoor (decking), dinding, plafon, dan pagar.

Keunggulan Lantai WPC

  • Kuat dan tahan lama
  • Warna yang tidak mudah memudar
  • Tahan terhadap air dan perubahan cuaca ekstrim
  • Tahan terhadap korosi dan serangan hama rayap

Kekurangan Lantai WPC

  • Materialnya mengandung bahan logam berat yang kurang bagus untuk kesehatan tubuh
  • Materialnya rawan meleleh
  • Menawarkan harga yang lebih mahal dari lantai kayu

Baca juga : Harga Parket Kayu Jati dan Merbau di Bandung Terbaru 2021

3. Lantai SPC

jenis-jenis lantai kayu tempel - lantai spc

Istilah SPC merupakan singkatan dari Stone Plastic Composite, yang mana ia adalah produk lantai dengan menggabungkan senyawa kalsium karbonat, serbuk PVC, dan stabilizer. Dengan kata lain, lantai SPC adalah bentuk pengembangan dari lantai vinyl.

Mengingat akan hal itu, sudah pasti lantai SPC ini memiliki sifat tidak mudah rusak dan tidak mudah penyok. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, lantai SPC juga mempunyai sifat 100% anti air lho.

Tak berbeda jauh dengan lantai laminated, yang mana lantai SPC juga terdiri dari beberapa lapisan, yakni Lapisan Wear Layer, Lapisan Vinyl Top Coat, Lapisan Inti, dan Lapisan Tambahan yang berfungsi sebagai peredam suara.  

Terdapat beberapa tipe material lantai yang umumnya bisa dengan mudah mengalami penyusutan dan pemuaian, akibat perubahan cuaca. Bahkan, ada pula jenis material lantai yang tak lama mengalami kerusakan karena rembesan air ketika musim penghujan tiba.

Baca juga : Rekomendasi Jenis Lantai Terbaik Untuk Carport

Namun, semua permasalahan tersebut tidak akan berlaku untuk lantai SPC. Untuk tingkat stabilitasnya, lantai SPC ini bisa dibilang cukup baik. Hal itu terbukti, lantai SPC  tidak akan menimbulkan suara berisik dan tidak mudah bergeser saat diinjak. Mengapa demikian?

Pasalnya, Hal tersebut dikarenakan lapisan inti pada lantai SPC yang lebih rapat. Apalagi dengan tekstur  permukaan lantai SPC yang begitu halus, sehingga dapat memberikan kenyamanan maksimal pada kaki.

Keunggulan Lantai SPC

  • Tahan terhadap air dan kelembapan
  • Tahan terhadap serangan rayap
  • Tingkat pemuaian dan penyusutan yang rendah
  • Tidak memiliki formaldehida dan tahan terhadap gesekan

Kekurangan Lantai SPC

  • Menawarkan harga yang lebih mahal
  • Tingkat kehangatannya tidak sehangat lantai laminated

4. Lantai Vinyl

jenis-jenis lantai kayu tempel - lantai vinyl

Jenis lantai kayu tempel terbaik berikutnya yang akan dibahas, yakni bernama lantai vinyl. Pada umumnya, Vinyl untuk flooring biasanya terbuat dari bahan PVC (Polyvinyl Chloride) yang memiliki tekstur fleksibel alias elastis.

Material PVC tersebut akan diproses dengan cara di cetak dan dibentuk dari beberapa layer, seperti compact layer, printing layer, dan UV coated wear layer. Layer-layer tersebut nantinya akan diolah dalam bentuk lembaran atau gulungan dengan beragam ukuran.

Produk terkait : Lantai Vinyl Kendo

Selain menyediakan motif kayu, lantai vinyl juga menghadirkan motif lainnya seperti batu alam, keramik, dan masih banyak lagi. Namun, lantai motif kayulah yang paling laris dipasaran ketimbang motif lainnya.

Keunggulan Lantai Vinyl

  • Menawarkan harga yang lebih murah dari lantai kayu
  • Kuat dan tahan lama
  • Tahan terhadap air dan kelembapan tinggi
  • Menghadirkan beragam warna dan motif
  • Proses pemasangan yang lebih mudah dan simple
  • Tidak membutuhkan perawatan khusus

Kekurangan Lantai Vinyl

  • Tingkat kekuatan dan keawetannya tidaklah sebagus lantai kayu
  • Lantai vinyl rentan terhadap goresan benda tajam
  • Apabila terdapat sedikit kerusakan, maka lantai vinyl harus diganti secara keseluruhan
  • Lantai vinyl dinilai kurang bagus untuk kesehatan tubuh, karena materialnya terbuat dari bahan PVC yang memiliki kandungan senyawa VOC.

Nah, seperti itulah jenis-jenis lantai kayu tempel terbaik untuk hunian, sehingga bisa kamu jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top