Ingin Hadirkan Parquet Dinding? Kenali Jenis Parket Ini Dulu

Saat ini jenis kayu parquet dinding yang beredar di pasaran semakin banyak. Maka dari itu jika Anda memutuskan untuk menggunakan parquet pada dinding rumah, sebaiknya cari tahu dulu karakter setiap tipenya. Sehingga Anda bisa mengetahui seperti apa kelebihan dan kekurangannya dari masing-masing tipe parquet tersebut.

parket dinding

Yang pasti apa pun jenisnya, parquet mampu memberikan kesan natural dan hangat pada sebuah dinding rumah. Maka dari itu parquet sering dijadikan sebagai bahan kayu terbaik untuk dinding rumah. Keindahan tampilan corak dan seratnya menjadi salah satu elemen kenapa jenis ini disukai semua orang. Karena parquet dapat meningkatkan nilai estetika ruangan.

Apalagi saat ini parquet bisa diaplikasikan pada semua interior rumah. Baik untuk dinding rumah, teras luar, ruang tamu, foyer, tempat makan, kamar, home theater, dan lainnya. Jadi pemanfaatan dari parquet itu ada banyak, begitu juga dengan kelebihannya. Maka dari itu kenali 3 jenis parquet dinding di bawah ini sebelum membelinya!

Jenis Kayu Solid

Sama seperti namanya, jenis parquet ini berasal dari potongan kayu utuh murni 100%. Itu artinya jenis kayu parquet solid ini memiliki tekstur keras dan serat yang indah. Biasanya jenis parquet ini diambil dari kayu jati, ulin, merbau, sonokeling, dan kempas. Untuk ketebalannya sendiri bisa mencapai 1,5 cm.

Karena berasal dari 100% kayu utuh, tak heran bila harga parquet dinding ini menjadi cukup mahal. Bahkan bisa dibilang bahwa harga kayu solid melebihi dari parquet jenis laminate. Namun meskipun begitu, kayu solid memiliki banyak kelebihan. Yaitu bisa direfinishing sesuka hati Anda kapan saja.

Selain itu, material ini teksturnya lebih empuk sehingga bisa memancarkan kemewahan tersendiri. Hanya saja untuk jenis kayu tertentu biasanya parquet solid rentan oleh serangan rayap. Disamping itu, proses pemasangannya juga membutuhkan waktu lama. Sehingga terkadang menimbulkan bau kimia saat proses finishingnya.

Parket Engineered

Jenis parquet engineered ini berasal dari lembaran kayu solid yang telah direkatkan. Jadi khusus untuk jenis parquet dinding ini sudah melewati proses pabrikasi. Sehingga bila Anda memilih jenis ini, maka jangan heran jika nantinya tidak akan ditemukan masalah pembengkokan dan penyusutan. Hal ini dikarenakan parquet ini sudah memakai teknologi layer.

Sehingga setiap lapisan kayunya dipasang berlawanan dengan arah seratnya. Itu artinya pemuaian dan penyusutan kayu akan saling mengikat dan menjadikan jenis engineered lebih stabil. Untuk perlindungannya, biasanya panel atasnya diberikan coating akriling yang anti gores dari proses UV curing. Itulah sebabnya jenis parquet ini tahan goresan, bebas debu, anti noda.

Parket Laminate

Jenis parquet dinding ini berasal dari serbuk kayu yang telah dipadatkan menggunakan tekanan tinggi. Dengan begitu bentuk dan ukurannya bisa dibuat sesuai kebutuhan. Karena berasal dari bubur kayu, maka jenis parquet ini sering kali disebut dengan MDF atau HDF. Untuk membuatnya awet, biasanya pembuatannya diberikan campuran anti rayap.

Lapisan laminasinya ini umumnya memiliki gambar serat kayu. Karena menggunakan lapisan laminasi, sehingga jenis parquet ini memiliki motif yang banyak. Misalnya saja seperti motif doff dan glossy. Jadi corak dan warnanya pun juga beraneka ragam sehingga proses perawatannya lebih mudah karena sudah dilapisi oleh water resistance serta lapisan anti gores.

Parquet merupakan simbol kemewahan sebuah rumah. Tak heran bila parquet sering kali diaplikasikan pada banyak area, salah satunya untuk dinding rumah. Terlebih saat ini ada 3 macam bahan parquet yang bisa dipilih. Sehingga agar kualitasnya lebih terjamin, sekarang ini Anda bisa menciptakan parquet dinding sendiri sesuai dengan bahan yang diinginkan.

 

 

Keyword: parquet dinding

Deskripsi:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top