plafon kayu untuk kamar tidur minimalis

Inspirasi Desain Plafon Untuk Kamar Tidur Minimalis

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa plafon merupakan salah satu elemen penting yang tidak boleh dilupakan dalam sebuah hunian. Ya, terang saja demikian, sebab penggunaan plafon ini dapat mempercantik dan mempermanis tampilan rumah kita. Bukan hanya itu, bahkan peran plafon juga dapat meredam suhu panas maupun suhu dingin yang masuk melalui atap rumah.

Menarik juga untuk disimak : Jenis-jenis Dinding Parket

Plafon itu sendiri sering juga disebut dengan istilah “langit-langit” yang terdiri dari beragam jenis. Tentu saja pada masing-masing jenis plafon tersebut memiliki bentuk dan karakteristik yang berbeda-beda. Nah, ngomong-ngomong soal plafon, secara kebetulan pada kesempatan kali ini akan merekomendasikan beberapa desain plafon terbaik untuk kamar tidur minimalis.

Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

1. Desain Plafon Kayu

desain plafon kayu

Apakah kamu ingin mendapatkan plafon dengan desain yang berbeda dari biasanya? Jika iya, maka jenis plafon kayu ini merupakan pilihan yang paling tepat. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat plafon kayu alias lambersering ini memang benar-benar menyuguhkan nuansa yang lebih mewah, elegan, hangat, dan natural.

Bukan hanya unggul dari segi tampilannya saja, bahkan plafon kayu ini sudah terbukti kuat dan tahan lama lho. Meski karakteristiknya kokoh dan kuat, namun bobot pada plafon kayu masih terasa cukup ringan. Adapun mengenai jenis-jenis palfon kayu yang paling umum digunakan seperti berikut :

Plafon Kayu Keruing

lambersering keruing

Perlu kalian ketahui, kayu keruing ini merupakan salah satu jenis kayu terbaik di Indonesia yang kerap digunakan untuk kebutuhan industri perkayuan, termasuk bahan baku pada pembuatan plafon lambersering. Ya, terang saja demikian, sebab tingkat kekerasan dan kekuatan pada kayu keruing ini hampir setara dengan kayu jati.

Bukan hanya itu, bahkan bobot kayu keruing lebih ringan dibanding jenis kayu lain yang membuatnya sangat ideal digunakan untuk plafon lambersering. Belum lagi dengan tampilannya yang berwarna merah cerah kecoklatan, sehingga plafon kayu keruing ini dapat mempertegas kesan mewah, elegan, natural dan hangat. Baca selengkapnya…

Plafon Kayu Momala (Gia)

lambersering momala

Sejatinya jenis kayu momala memang belum terlalu populer di industri perkayuan. Padahal, kualitas kayu momala ini juga tidak kalah bagusnya dengan kayu keruing maupun kayu jati lho. Hal itu terbukti, yang mana tingkat kekuatan dan keawetan kayu komala termasuk kedalam kategori kelas I dan kelas II.

Untuk karakteristiknya, kayu momala tampil dengan warna cokelat dan cokelat kemerahan serta teksturnya yang keras. Meningat akan hal itu, maka tak heran juga jika kayu momala kerap dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan plafon lambersering maupun lantai kayu parket.

Plafon Kayu Agathis (Damar)

plafon agathis

Dalam industri perkayuan, tingkat kekerasan dan tingkat keawetan pada kayu agathis ini termasuk kedalam kelas III. Itu sebabnya, mengapa tekstur kayu agathis agak lunak sehingga membuatnya lebih mudah untuk diolah menjadi produk-produk property rumah. Karakteristik kayu agathis tampil dengan warna kuning sedikit kemerahan, serta memiliki bobot ringan yang membuatnya cocok dijadikan plafon lambersering.

Plafon Kayu Kumea

lambersering kumea

Untuk tingkat keawetan dan tingkat kekerasannya, kayu kumea ini termasuk kedalam kelas menengah. Akan tetapi, kayu kumea memiliki bobot yang lebih berat dibanding jenis kayu lainnya. Kendati demikian, penggunaan plafon kayu kumea dapat menghadirkan nuansa yang lebih nyaman, hangat, dan elegan pada sebuah hunian.

Plafon Kayu Ulin

lambersering ulin

Bagi yang berprofesi di bidang perkayuan, pastinya mereka sudah tidak asing lagi dengan jenis kayu yang satu. Pasalnya, kualitas kayu ulin yang berasal dari Kalimantan ini memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Itu sebabnya, mengapa kayu ulin kerap digunakan untuk bahan baku pembuatan plafon lambesering, lantai kayu parket, dinding kayu, dan produk property kayu lainnya.

Tapi sayangnya, bobot pada kayu ulin ini jauh lebih berat ketimbang jenis kayu lainnya. Namun soal daya tahan dan tingkat kekerasannya, maka plafon kayu ulin inilah yang menjadi juaranya. Baca Selengkapnya…

2. Desain Plafon Gypsum

desain plafon gypsum

Jika ditanya soal plafon yang menghadirkan nuansa elegan dan mewah, maka plafon gyspum ini adalah jawabannya. Mataerial pada plafon gypsum itu sendiri terbuat dari bahan sedimen bebatuan yang diolah sedemikian rupa, sehingga terbentuklah sebuah plafon dengan desain yang begitu sedap dipandang mata. Adapun mengenai keunggulan dan kekurangan plafon gypsum seperti berikut :

Keunggulan

  • Menyuguhkan tampilan yang mewah dan elegan
  • Dapat digunakan pada bangunan bertingkat
  • Tahan terhadap serangan rayap dan api
  • Proses pemasangan yang cukup simple dan cepat
  • Menyediakan motif yang bervariasi
  • Harga yang lebih murah dibanding plafon kayu

Kekurangan

  • Teksturnya yang mudah patah atau pecah
  • Tidak tahan terhadap air
  • Mudah kusam saat terkena air

3. Desain Plafon Triplek

desain plafon triplek

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa triplek merupakan salah satu jenis material yang begitu mudah dijumpai dipasaran. Hal itu pun terbukti, dimana hampir semua toko bangunan yang ada di Indonesia ini sudah menyediakan triplek. Tak hanya mudah dijumpai, bahkan harga plafo triplek ini jauh leih mudah dibanding plafon kayu maupun plafon gypsum lho.

Keunggulan

  • Kuat dan tahan lama
  • Bobotnya yang lebih ringan
  • Mudah dijumpai dan harga yang relatif murah
  • Proses pemasangan yang mudah

Kekurangan

  • Rawan terhadap suhu lembap
  • Tidak terlalu kuat terhadap air

4. Desain Plafon PVC

desain plafon pvc

Istilah PVC merupakan singkatan dari kata Polyvynil, dimana materialnya berupa thermoplastik yang kerap digunakan untuk pembuatan saluran pipa air alias paralon. Tak hanya untuk produk pipa, kini plafon pun sudah menggunakan bahan PVC yang membuat teksturnya menjadi lebih lentur dan elastis.

Mengingat bahannya yang berupa thermoplastik, tentu saja plafon PVC ini tidak akan mempan terhadap serangan rayap maupun korosi. Meski teksturnya lentur, namun plafon yang berbahan PVC sudah terbukti kuat, tahan lama, dan tidak mudah pecah lho. Menurut informasi yang didapat, penggunaan plafon PVC bisa mencapai hingga puluhan tahun lamanya.

Keunggulan

  • Kokoh dan tidak mudah pecah
  • Bobot yang lebih ringan
  • Bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama
  • Harga yang bersahabat
  • Mudah dijumpai dipasaran

Kekurangan

  • Tidak tahan terhadap api
  • Rawan terhadap goresan dan benturan
  • Tidak sekuat plafon kayu

5. Desain Plafon Metal

desain plafon metal

Sesuai dengan namanya, dimana plafon metal ini terbuat dari bahan metal tipis yang diolah dengan cara di embos kemudian di cetak dalam berbagam motif. Jika dilihat dari tampilannya, desain plafon metal ini memang mengedepankan nuansa mewah dan elegan. Itu sebabnya, mengapa plafon metal kerap digunakan pada bangunan-bangunan mewah.

Dari sisi harga, tentu saja plafon metal ini jauh lebih mahal dibanding dengan jenis-jenis plafon diatas tadi. Adapun mengenai keunggulan dan kekurangannya seperti berikut :

Keunggulan

  • Menampilan nuansa yang mewah dan elegan
  • Kokoh dan tahan lama
  • Bisa diperbaharui ulang

Kekurangan

  • Menawarkan harga yang lebih mahal
  • Bobot yang lebih berat

Nah, itulah beberapa desain plafon yang direkomendasikan untuk kamar tidur minimalis. Bagaimana, apakah kamu tertarik pada salah satunya?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top