Informasi Harga Pasir Pasang & Jenis-jenis Pasir Lainnya di Bandung 2021

Dalam membangun sebuah konstruksi bangunan itu tentunya memerlukan beragam material yang berbeda-beda. Jika pada awalnya konstruksi perumahan banyak yang menggunakan kayu, kini mulai bergeser menggunakan pasir sebagai bahan utamanya. Pasir itu sendiri tersedia kedalam beberapa jenis, yang mana masing-masingnya mempunyai karakter berbeda. Ya, seperti halnya jenis pasir pasang yang memang banyak digunakan untuk konstruksi bangunan. Lantas, apa yang dimaksud dengan pasir pasang?

Nah, sebelum membahas lebih jauh lagi seputar pasir pasang, ada baiknya jika kita mengetahui dulu daftar harga pasir pasang di Bandung 2021. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasan di bawah ini.

Harga Pasir Pasang di Bandung

NoJenis PasirJumlahHarga
1Pasir Pasang CimalakaSatu ColtRp 1.350.000
2Pasir Pasang CimalakaSatu TrukRp 2.400.000
3Pasir Putih Bangkam3Rp 260.000
4Pasir Cor Serang22 m3Rp 5.550.00
5Pasir Laut Hitam8 m3Rp 2.150.000
6Pasir Bohlam Sukabumi8 m3Rp 2.350.000
7Pasir Abu (Sirtu)8,36 m3Rp 1.850.000
8Pasir CileungsiSatu TrukRp 1.170.000
9Pasir CileungsiM3Rp 195.000
10Pasir Putih Lampung9 m3Rp 2.600.000

Pengertian Pasir Pasang

Perlu kalian ketahui, pasir itu merupakan salah satu material alami yang terbentuk dari batu-batuan serta beragam benda organik laut yang sudah hancur dan larut, sehingga terciptalah partikel-partikel dengan ukuran yang lebih kecil.

Pada mulanya, pasir hanya digunakan sebagai bahan utama untuk menghaluskan dan memoles bebatuan agar bisa dimanfaatkan serta terlihat lebih menarik. Mengingat banyak jenisnya, maka tak heran jika pasir mempunyai tingkat kerapatan dan kepadatan yang berbeda, sehingga proses manufakturnya pun berbeda-beda pula.

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa pasir pasang merupakan salah satu jenis pasir yang sering digunakan untuk dijadikan bahan utama dalam konstruksi bangunan. Dalam menentukan jenis pasir pasang dengan jenis pasir lainnya cukup mudah, yakni dengan cara menggamnya saja. Jika pasirnya menggumpal dan tidak kembali pada bentuk semula, maka itu adalah pasir pasang yang asli.

Dari segi teksturnya, jenis pasir pasang ini benar-benar terasa halus dan ukuran butirannya yang lebih kecil. Pasir pasang pada umumnya kerap digunakan untuk campuran utama dengan pasir beton dalam sebuah pondasi bangunan. Pasalnya, campuran pasir pasang dengan pasir beton dapat menciptakan pondasi bangunan yang lebih kuat. Bukan hanya itu, kedua campuran jenis pasir tersebut juga bisa digunakan sebagai plesteran dinding yang bertekstur halus lho.

Jenis-jenis Pasir Pasang yang Tersedia di Pasaran

Apabila kamu ingin mencari pasir yang tepat untuk kebutuhan bangunan, tentu saja kamu harus mengetahui terlebih dulu jenis-jenis pasir yang ada di pasaran. Ya, terang saja demikian, sebab pada masing-masing jenis pasir itu memiliki karakter yang berbeda-beda. Adapun mengenai pasir pasang yang terbagi lagi kedalam dua jenis seperti berikut :

  • Pasir Pasang Gunung

Dari namanya saja sudah sangat jelas, dimana jenis pasir pasang yang satu ini memang didapat dari hasil galian di dataran-dataran tinggi atau pegunungan. Pasir tersebut memiliki butiran yang kasar dan tidak terlalu keras. Disamping itu, ia juga mempunyai kandungan pozolan yang dapat mengeras dan menggumpal saat dicampurkan dengan air serta kapur padam.

  • Pasir Pasang Sungai

Jika pasir pasang gunung berasal dari dataran tinggi atau pegunungan, maka jenis pasir pasang ini berasal dari sungai yang merupakan hasil pengikisan batuan bertekstur keras dan tajam oleh aliran air secara terus menerus. Dilihat dariukurannya, jenis pasir pasang sungai ini memiliki ukuran yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu keci.

Mengingat akan hal itu, maka tak heran jika jenis pasir pasang biasa digunakan untuk bagian pekerjaan konstruksi pasangan. Ukuran pasir pasang pada umumnya berkisar antara 0.063 sampai 5 mm, yang memiliki kekuatan lebih bagus ketimbang jenis pasir pasang gunung. Bukan hanya itu, harga pasir pasang sungai dipasaran juga masih tergolong cukup terjangkau.

Pemanfaatan Pasir Sungai

1. Sebagai Campuran Spesi

Pemanfaatan pertama pasir pasang sungai, yakni dijadikan sebagai campuran spesi. Campuran spesi terdiri dari semen dan pasir yang berfungsi sebagai tempat peletakkan batu bata dari satu ke yang lainnya.

2. Plester

Tak hanya dijadikan untuk campuran spesi, pasir pasang sungai ini juga kerap digunakan untuk lapisan dinding alias plester. Istilah lain dari plester adalah pelur, yang merupakan campuran dari semen dan pasir dengan tekstur yang lebih halus.

3. Pemasangan Keramik

Sama seperti pada pemasangan batu bata, dimana pasir pasang sungai ini juga biasa digunakan untuk merekatkan keramik dengan plat lantai atau tanah yang memang membutuhkan campuran semen dan pasir.

4. Pengerasan Jalan

Dalam proyek sipil untuk melakukan proses pengerasan jalan, entah itu yang menggunakan penutup berupa beton, paving block atau aspal, pastinya membutuhkan pasir sebagai bahan utama untuk media perekatnya.

5. Pembuatan Beton

Beton adalah materialyang terdiri dari campuran semen, agregat kasar, agregat halus, dan air. Nah, pasir yang agregat halus tersebutlah yang berasal dari pasir pasang sungai agregat kasar berupa betuan-batuan kecil.

6. Pembuatan Kaca

Kendati kaca memiliki bentuk yang jauh berbeda dengan pasir, ternyata kaca juga merupakan salah satu material yang proses pembuatannya membutuhkan pasir.

Ciri-ciri Pasir yang Bagus Berdasarkan SNI (Standar Nasional Indonesia)

Dikarenakan masing-masing jenis pasir memiliki ciri khas dan karakteristik tersendiri, maka sangat penting bagi kita untuk mengenalinya. Dengan kata lain, kita tidak boleh hanya terfokuskan pada harganya saja. Lantas, seperti apakah ciri-ciri pasir yang memiliki kualitas bagus? Nah, berikut dibawah ini ada ciri-ciri pasir berkualitas yang berdasarkan SNI :

  • Pasir berupa butiran-butiran kecil yang tajam dank eras dan hasur memiliki indeks kekerasan mencapai kurang dari 2,2.
  • Pasir memiliki sifat yang kekal. Saat diuji dengan menggunakan natrium sulfat, maka bagian yang hancurnya maksimal 12%, sedangkan saat diuji dengan menggunakan magnesium maka maksimal bagian yang hancurnya adalah 10%.
  • Pasir tidak mempunyai kandungan lumpur hingga lebih dari 5%. Jika pasirnya memiliki kandungan lumpur lebih dari 5%, maka pasir tersebut harus dicuci terlebih dulu agar ualitasnya meningkat.
  • Pasir tidak boleh mengandung bahan organic yang terlalu tinggi, dikarenakan ia dapat melemahkan kekuatan pada pasirnya.
  • Susunan besar pada butiran-butiran pasir memiliki modulus kehalusan berkisar 1,5 sampai 3,8. Itu artinya, butiran pasir tadi terdiri dari butiran yang beraneka ragam.
  • Pasir harus memiliki reaksi negatif terhadap zat alkali untuk beton dengan tingkat keawetan yang tinggi.
  • Tidak disarankan menggunakan pasir laut untuk dijadikan bahan agregat haus beton, kecuali direkomendasikan oleh lembaga pemerintah mengenai bahan bangunan yang diakui.
  • Pasir yang berperan sebagai agregat halus untuk plesteran dan spesi terapan, maka harus mempunyai persayratan untuk pasir pasangan.

Nah, itulah beberapa ciri-ciri pasir yang berkualitas bagus berdasarkan standarisasi dari SNI (Standar Nasional Indonesia), sehingga bisa kamu jadikan sebagai acuan sat membeli pasir di toko matrial. Dengan begitu, tentu saja kamu akan mendapatkan pasir yang kualitasnya sesuai harapan bukan?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top