keramik

Daftar Harga Keramik di Bandung 2021

Saat hendak membangun sebuah hunian rumah, tentu saja ada banyak sekali jenis material yang harus tersedia. Ya, salah satunya adalah keramik yang kerap digunakan sebagai alas lantai. Dengan penggunaan lantai keramik, tentu saja tampilan rumah kita akan tampak terlihat lebih indah. Tak hanya digunakan untuk alas lantai, keramik juga kerap digunakan untuk melapisi dinding.

Ada berbagai keunggulan dari keramik yang tidak dimiliki oleh jenis lantai lainnya. Terlebih dari segi harga, dimana harga lantai keramik ini merupakan yang paling murah dibanding dengan jenis lantai lain. Bukan hanya itu, bahkan lantai keramik juga tersedia dalam beragam motif dan ukuran yang dapat kita pilih sesuai dengan kebutuhan konsep rumah.

Akan tetapi, lantai keramik ini akan terasa dingin saat musim hujan sehingga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit rematik. Itu sebabnya, lantai kayu parket merupakan pilihan paling tepat karena dapat membuat suhu ruangan menjadi hangat meski ditengah musim dingin.

Baca juga : Jenis Lantai Kayu Terpopuler 2021

Berbicara soal lantai keramik, pada kesempatan kali ini juga akan membahas seputar daftar harga keramik di Bandung terbaru 2021. Tanpa banyak panjang lebar lagi, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Harga Keramik di Bandung

Jenis ProdukUkuranHarga
Keramik Roman Golongan A20 x 20Rp 87.000
Keramik Roman Golongan B20 x 20Rp 90.000
Keramik Roman Golongan D20 x 20 Rp 100.000
Keramik Roman Golongan B30 x 30Rp 87.000
Keramik Roman Golongan C30 x 30Rp 91.000
Keramik Roman Golongan A40 x 40Rp 97.000

Tips Memasang Lantai Keramik Sendiri

Sejatinya semua pekerjaan yang dilakukan oleh ahlinya akan membuat hasil pekerjaan menjadi lebih cepat dan akurat. Begitu juga dalam pemasangan lantai keramik, yang mana akan lebih cepat jika dilakukan oleh tukangnya. Namun, tidak ada salahnya juga jika kamu ingin mencoba memasang lantai keramik seorang diri. Nah, berikut di bawah ini ada beberapa tips memasang lantai keramik sendiri tanpa bantuan ahlinya.

1. Mempersiapkan Peralatan dan Bahan

sumber foto 99.co

Sebelum memulai proses pemasangan lantai keramik, maka ada beberapa alat dan bahan-bahan yang harus kamu sediakan. Adapun mengenai peralatan dan bahan-bahan yang harus disiapkan seperti berikut :

  • Semen khusus ubin
  • Papan aplikator
  • Meteran
  • Nat keramik
  • Tile spacer
  • Benang tebal
  • Sarung tangan
  • Pensil

2. Ukurlah Luas Lantai Ruangan

sumber foto bangunanrenov.com

Jika semua peralatan dan bahan-bahannya tersedia, ukurlah luas lantai ruangan rumahmu dengan menggunakan meteran. Dalam hal ini, ukur uas lantai di antara kedua sisinya dengan cara menarik meteran dari arah kiri ke kanan dan atas ke bawah.

Setelah itu, beri tanda garis dengan menggunakan pensil pada ukuran tersebut sampai bertemu pada satu titik tepat di bagian tengah lantai. Selanjutnya tempelkan benang sesuai dengan tanda garis yang sudah kamu buat tadi, kemudian gunting,

3. Coba Pasang Lantai Keramik Tanpa Semen

sumber foto larantukagypsum.com

Agar posisi dan letak keramiknya sesuai dengan garis penanda yang telah dibuat tadi, maka kamu harus menempatkan keramik tersebut pada permukaan lantai tanpa menggunakan semen. Jika sudah demikian, gunakan tile spacer agar ada jarak yang cukup diantara keramik yang sudah kamu letakkan di atas permukaan lantai.  Dengan melakukan teknik yang satu ini, maka tujuannya untuk memastikan peng-aplikasian dapat merata serta mencari bagian mana saja yang mungkin tidak bisa dipasang secara penuh.

4. Merendam Lantai Keramik Dalam Air

sumber foto youtube

Langkah berikutnya yang jangan sampai kamu lewatkan, yakni merendam lantai keramik di dalam air. Lantas, apa tujuannya? Ya, tahap perendaman ini bertujuan untuk membuat pori-pori keramik menjadi terbuka lebih lebar, sehingga dapat menyerap air dan bisa menempel dengan sempurna saat proses pemasangan nanti.

Setelah proses perendaman selesai, maka bersihkan keramik tersebut agar terbebas dari partikel kecil yang menempel seperti butiran kerikil dan pasir. Sebab jika kondisinya sudah bersih, maka lantai keramik tersebut dapat menempel dengan sempurna lho.

Penelusuran terkait -> Keunggulan dan Kekurangan Lantai Keramik

5. Memberikan Jarak Antara Keramik yang Berdasarkan Kualitasnya

sumber foto dekoruma

Apabila kamu ingin mendapatkan hasil akhir lantai yang maksimal, maka penting sekali untuk memperhatikan kualitas dari keramik itu sendiri saat membelinya. Mengapa demikian? Pasalnya, keramik dengan kualitas rendah akan sulit dipasang secara presisi meski sudah dibuat perhitungan. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka kamu harus memberikan jarak sekitar 0,2 – 0,5 mm saat proses pemasangan lantai keramik.

6. Lapisi Seluruh Permukaan Lantai Dengan Semen Khusus

sumber foto home.co.id

Selanjutnya kamu harus melapisi seluruh permukaan lantai dengan menggunakan semen khusus. Namun, pemberian semen khusus ini harus dilakukan secara bertahap dan jangan sekaligus langsung ya! Bukan hanya itu, jangan lupa juga untuk menggunakan sarung tangan saat akan mengoleskan semen khusus secara tipis dan merata ke permukaan lantai.

Lakukan pemasangan lantai keramik satu per satu dengan menggunakan system tempel lalu tekan. Dalam hal ini kamu bisa menggunakan papan atau palu kayu untuk menekan-nekan keramik tersebut secara perlahan. Tapi perlu diingat, bahwa setiap satu baris keramik yang sudah tempel, maka pastikan semua permukaan lantainya sudah memiliki ketinggian yang sama.

7. Mengaplikasikan Nat Keramik

sumber foto rumahku.com

Tahap terakhir dalam proses pemasangan lantai keramik, yakni melakukan finishing dengan mengoleskan nat (semen oker). Pada umumnya, pengolesan nat keramik ini baru bisa dilakukan setelah 2 sampai 4 hari kemudian. Ya, hal itu bertujuan agar sisa udara yang ada di rongga keramiknya dapat keluar. Jika sudah demikian, kamu pun bisa langsung memulai untuk mengoleskan nat di antara celah lantai keramik yang masih kosong.

Selesai, bagaimana cukup mudah dan simple bukan? Itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan dalam memasang lantai keramik seorang diri, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk menyewa jasa tukang.

Berikut Jenis-jenis Keramik yang Tersedia Dipasaran

  1. Keramik Teraso

Jenis keramik yang satu ini terbuat dari campuran bahan semen dan pasir dengan lapisan batu campuran diatasnya. Terdapat dua varian keramik teraso, yaitu teraso yang mengkilap dan teraso yang bertekstur kasar. Dari segi harga, keramik teraso ini memang lebih mahal dibanding jenis keramik lainnya. Menurut inormasi ang didapat keramik teraso dengan ukuran 30 x 60 cm dan 60 x 60 cm dibanderol dengan kisaran Rp 300 ribu per meter persegi.

2. Keramik Kuadrat

Material keramik kuadrat terbuat dari bahan tanah liat yang diproses melalui pemanasan pada suhu tinggi, sehingga memiliki daya tahan yang sangat baik. Bukan hanya itu, bahkan keramik kuadrat ini tidak memiliki campuran glasir. Pada umumnya, keramik kuadrat tampil dengan warna kemerahan atau keabu-abuan dan kerap dipasang pada area teras rumah.

3. Keramik Marmer

Indah, mewah, dan mengkilap, itulah ciri khas dari jenis keramik kelas atas yang bernama marmer. Dari sisi harga, keramik marmer ini jauh lebih mahal dibanding keramik teraso dan jenis keramik lainnya lho. Hal itu terbukti, dimana harga keramik marmer dijual dengan harga mulai dari Rp 600 ribuan per meter perseginya.

4. Keramik Granit

Tak hanya menyuguhkan tampilan yang mewah dan natural, keramik granit juga memiliki daya tahan yang sangat baik. Ya, keramik granit mampu bertahan hinga 10 tahun, serta tahan terhadap jamur, tahan lapuk, dan tidak mudah retak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top