alternatif penganti keramik

Bosan Dengan Lantai Keramik? Ini Dia Alternatif Pengganti Keramik yang Wajib Kamu Miliki

Tak sedikit dari masyarakat kita yang kerap menganggap enteng dalam pemilihan jenis lantai yang hendak digunakan pada rumahnya. Padahal, lantai merupakan elemen paling penting yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah hunian.

Selain fungsinya yang dapat memberikan rasa nyaman untuk pijakan kaki, keberadaan lantai juga tentunya dapat memperindah tampilan rumah kita. Sedari itu, sangat penting bagi kita untuk menentukan jenis lantai yang tepat.

Pada dasarnya, kebanyakan rumah-rumah di Indonesia menggunakan material keramik sebagai lantai. Mengapa bisa demikian? Pasalnya, harga keramik memang lebih murah jika dibandingkan dengan material lantai lainnya.

Bukan hanya itu, lantai keramik pun menyediakan beragam motif, warna, dan ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan rumah. Meski demikian, bukan berarti juga bahwa jenis material lantai lainnya tidak diminati oleh masyarakat.

Nah, buat kamu yang sudah mulai bosan dengan desain lantai keramik, berikut dibawah ini ada beberapa alternatif pengganti keramik yang paling recommended.

Alternatif Pengganti Lantai Keramik

1. Lantai Kayu Solid

lantai kayu
foto@canva.com

Akhir-akhir ini penggunaan interior dan eksterior yang berbahan kayu mulai diminati oleh masyarakat, yang salah satunya adalah lantai kayu parket. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat penggunaan lantai kayu parket bisa dapat mempertegas kesan mewah, elegan, dan natural pada sebuah hunian.

Tak hanya dapat memperindah tampilan rumah, ternyata penggunaan lantai kayu juga sudah terbukti berdampak bagus untuk kesehatan tubuh lho.

Berdasarkan dari hasil penelitian, lantai kayu memiliki kemampuan yang dapat menyerap energi panas dan kemudian akan disalurkan kedalam ruangan rumah. Hasilnya, suhu dalam ruangan akan tetap terasa hangat meski ditengah musim dingin, sehingga sangat direkomendasikan bagi penderita rematik. 

Adapun mengenai produk lantai kayu yang dibedakan lagi kedalam dua tipe, yakni lantai kayu indoor dan lantai kayu outdoor.

Jenis Lantai Kayu Indoor

  • Parket Solid Jati
parket solid jati
foto@canva.com

Sesuai dengan namanya, produk parket yang satu ini terbuat dari 100% kayu jati asli sehingga kualitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Bahkan parket solid jati juga menempati urutan pertama dari segi keindahan pola serat dan warnanya. 

Itu sebabnya, mengapa harga parket solid jati adalah yang paling mahal diantara produk parket lainnya. Namun, tidak semua tipe parket solid akan dijual dengan harga dan kualitas yang sama. Pasalnya parket solid jati akan dibedakan lagi berdasarkan kelasnya, yaitu grade A, B, dan C. Baca Selengkapnya

  • Parket Solid Merbau
parket merbau
foto@canva.com

Kayu merbau banyak ditemui di daerah Kalimantan dan Papua. Namun, kayu merbau yang berasal dari Papua dinilai lebih baik ketimbang kayu merbau asal Kalimantan.

Karakteristik kayu yang satu ini memiliki tekstur keras dan berwarna merah kecoklatan, yang membuatnya sering dijadikan bahan baku untuk lantai kayu parket. 

Dengan teksturnya yang sangat keras dan pasti, tentunya parket solid merbau tidak akan mudah dimakan rayap sehingga awet dan tahan lama. Bukan hanya itu, bahkan lantai kayu merbau sudah terbukti tahan terhadap perubahan cuaca, tahan air, dan anti jamur. Baca selengkapnya…

Selain dijadikan produk lantai kayu indoor, kayu merbau juga kerap digunakan untuk produk lantai kayu outdoor (wood decking). 

Jenis Lantai Kayu Outdoor (Decking)

decking wood
foto@canva.com

Sesuai dengan namanya, yang mana produk wood decking ini biasa dipasang di area luar ruangan, seperti taman, halaman, balkon, rooftop, hingga pinggiran kolam renang. Dari sekian banyak jenis produknya, decking kayu ulin pun menjadi salah satu yang paling laris dipasaran.

Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat karakteristik decking kayu ulin yang tahan air, tahan terhadap perubahan cuaca, dan anti rayap. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, tingkat pemuaian dan penyusutan pada decking kayu ulin tergolong cukup rendah lho. 

Untuk kelengkapan informasi seputar decking kayu ulin, silahkan Klik Disini

2. Lantai kayu Laminasi (Laminated Flooring)

laminated flooring
foto@canva.com

Lantai laminasi ini masih bagian dari jenis lantai kayu, hanya saja kualitasnya berada di bawah parket solid. Mengenai materialnya, lantai laminasi terbuat dari serbuk kayu yang dicampur dengan beragam jenis bahan lainnya. 

Adapun mengenai material lantai laminasi terdiri dari 4 lapis bahan yang berbeda-beda. Untuk bagian bawahnya perfungsi sebagai lapisan pelindung, atau yang biasa disebut melamin dengan fungsinya untuk melindungi kayu dari kelembapan. 

Sedangkan bahan di bagian atasnya bernama MDF (Medium High Density), atau HDF (High Density Fiberboard). Harga lantai laminasi memang jauh lebih murah, sehingga kerap dijadikan alternative pengganti parket solid yang harganya mahal.

Artikel Terkait : Mengenal LDF, MDF dan HDF pada Serbuk Kayu Olahan

3. Lantai Vinyl

lantai vinyl
foto@canva.com

Ada beberapa produk lantai vinyl yang tampil dengan mengusung motif kayu, sehingga ia sering dianggap sebagai bagian dari jenis parket solid. Sebenarnya lantai vinyl ini bukanlah bagian dari produk lantai kayu parket, sebab dari segi material dan kualitasnya juga sangat berbeda jauh lho.

Material lantai vinyl ini terbuat dari bahan PVC (polyvynil chloride) yang memiliki tekstur elastis. Mengenai kualitasnya, tentu saja lantai vinyl ini berada dibawah parket solid dan laminated flooring.

Akan tetapi, lantai vinyl dinilai kurang bagus untuk kesehatan tubuh karena memiliki kandungan zat VOC yang bersifat racun!

4. Lantai Semen

lantai semen
foto@pinterest

Biasanya desain lantai semen ini kerap kita jumpai pada rumah-rumah di daerah pedesaan. Seiring dengan berjalannya waktu, kini penggunaan lantai semen pun sudah mulai diminati oleh masyarakat di daerah perkotaan.

Pasalnya, proses pengerjaan desain lantai semen ini dinilai lebih ekonomis lho. Meski demikian, ternyata penggunaan lantai semen dapat menghadirkan nuansa yang lebih elegan dan modern pada sebuah hunian.

Terlebih jika cara pengerjaannya dilakukan dengan benar dan tepat, yang dijamin akan membuat tampilan rumahmu lebih sedap dipandang. Untuk mendapatkan hal tersebut, maka proses finishing yang artistic harus diberi perhatian ekstra.

Dalam hal ini, kamu harus memastikan permukaan finishing tidak bergelombang serta material semen yang digunakan harus terdiri carai campuran yang sama presisi. Ya, hal itu bertujuan agar tidak terjadi perbedaan warna lantai dan juga tidak timbul retak-retak di hasil akhirnya.

5. Lantai Karpet

lantai karpet
foto@canva.com

Jika kamu ingin mendapatkan sensasi kenyaman dan kehangatan dalam rumah, maka penggunaan lantai karpet ini merupakan pilihan yang paling tepat. Tak hanya memberikan nuansa hangat, bahkan penggunaan lantai karpet ini dinilai jauh lebih nyaman karena teksturnya yang sangat empuk.

Bukan hanya itu, harga karpet pun relative lebih murah dibanding jenis material lantai lainnya lho. Mengingat akan hal tersebut, maka tak heran juga jika permintaan karpet dipasaran tidak pernah sepi dari pembeli.

Akan tetapi, salah satu kekurangan dari lantai karpet ini membutuhkan perawatan yang lebih kompleks. Jika tidak diberi perawatan ekstra, tentu saja lantai karpet akan menjadi tempat bersarangnya kuman, debu, hingga serangga-serangga kecil.

Nah, itulah beberapa jenis lantai terbaik sebagai pengganti keramik, yang mungkin saja kamu tertarik untuk menggunakan salah satunya?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top